Polda Metro Jaya tengah mendalami kejanggalan yang menyelimuti kematian Sutrimo. Fokus utama penyelidikan saat ini adalah terkait hilangnya sejumlah barang berharga milik almarhum. Penyelidikan intensif ini melibatkan berbagai tahapan, termasuk proses ekshumasi untuk menggali lebih dalam fakta-fakta di lapangan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai dugaan kejanggalan tersebut. “Terkait kejadian yang diduga ada kejanggalan dan ada barang-barang yang hilang dari almarhum Sutrimo, kami dari Polda Metro Jaya sedang melakukan penyelidikan,” ujar Kombes Pol Endra Zulpan pada Kamis (19/1/2023).
Penyelidikan ini merupakan tindak lanjut atas laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya. Meskipun belum dijelaskan secara rinci barang-barang apa saja yang hilang, fokus pada aspek ini menunjukkan adanya dugaan kuat bahwa kematian Sutrimo tidak murni disebabkan oleh faktor alamiah atau kecelakaan.
Untuk memperjelas kronologi dan penyebab pasti kematian Sutrimo, tim penyidik Polda Metro Jaya juga telah melakukan proses ekshumasi. Ekshumasi ini bertujuan untuk mengeluarkan kembali jenazah Sutrimo dari liang lahat guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim forensik. Hasil dari pemeriksaan medis pasca-ekshumasi diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi tubuh almarhum dan adanya tanda-tanda kekerasan atau faktor lain yang mencurigakan.
Kombes Pol Endra Zulpan menambahkan, “Proses penyelidikan dan penyidikan masih berjalan. Kami belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait perkembangan kasus ini.” Pernyataan ini mengindikasikan bahwa pihak kepolisian masih berhati-hati dalam merilis informasi demi menjaga integritas proses penyelidikan. Kejanggalan kematian Sutrimo dan hilangnya barang miliknya menjadi dua aspek krusial yang terus diurai oleh Polda Metro Jaya untuk mengungkap kebenaran di balik peristiwa nahas ini.
