Wednesday, 12 August 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Bakti Komdigi Serahkan Pengelolaan Infrastruktur Telekomunikasi Wilayah 3T ke Operator

Oleh Herfansyah August 12, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti Komdigi) tengah merampungkan strategi ‘exit’ atau pengalihan pengelolaan infrastruktur telekomunikasi yang telah dibangun di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Langkah ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan layanan internet di daerah-daerah yang sudah dianggap matang dalam hal pemanfaatan teknologi.

Menurut Direktur Utama Bakti Komdigi, Fadhilah Mathar, proses penyerahan ini merupakan bagian dari siklus pembangunan. “Kita kan membangun, nanti kita serahkan kepada operator. Jadi, ini adalah fase di mana kita siap untuk ‘exit’ dari wilayah yang sudah matang,” jelas Fadhilah Mathar dalam sebuah kesempatan.

Ia menambahkan bahwa fokus utama Bakti Komdigi ke depan adalah memastikan bahwa infrastruktur yang telah dibangun dapat terus beroperasi dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Penyerahan kepada operator yang sudah ada di wilayah tersebut diharapkan dapat menjamin keberlanjutan layanan, baik dari sisi pemeliharaan maupun pengembangan.

Strategi ‘exit’ ini mencakup berbagai aspek, mulai dari infrastruktur fisik hingga operasional. Bakti Komdigi akan berkoordinasi erat dengan para operator telekomunikasi yang memiliki jaringan di wilayah 3T untuk memastikan transisi pengelolaan berjalan lancar. Tujuannya adalah agar masyarakat di daerah tersebut tetap dapat menikmati akses internet yang andal tanpa terputus.

Fadhilah Mathar menekankan bahwa pengalihan pengelolaan ini bukan berarti Bakti Komdigi lepas tangan. Sebaliknya, ini adalah bagian dari rencana jangka panjang untuk memperluas jangkauan layanan ke wilayah-wilayah baru yang masih membutuhkan pembangunan infrastruktur. Dengan menyerahkan pengelolaan di wilayah yang sudah matang, Bakti Komdigi dapat mengalihkan sumber daya dan fokusnya untuk menjangkau daerah-daerah yang belum terlayani.

Lebih lanjut, Fadhilah Mathar menyatakan bahwa proses penyerahan ini akan dilakukan secara bertahap dan terukur. Evaluasi terhadap tingkat kematangan pemanfaatan infrastruktur di setiap wilayah akan menjadi dasar penentuan waktu penyerahan. Hal ini penting agar keberlanjutan layanan benar-benar terjamin pasca-pengalihan.

Dengan strategi ini, Bakti Komdigi berupaya menciptakan ekosistem telekomunikasi yang berkelanjutan di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah 3T. Penyerahan infrastruktur kepada operator merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa investasi negara dalam pembangunan infrastruktur digital dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi pembangunan di daerah.

Bagikan: Facebook X WhatsApp