Monday, 10 August 2026
BREAKING
OTOMOTIF

Tragedi Drag Race: Mobil Oleng Tabrak Kerumunan, 8 Tewas

Oleh Emanuel August 10, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah insiden maut menggemparkan jagat maya setelah video kecelakaan tragis saat acara drag race beredar luas di media sosial. Dalam rekaman yang viral, terlihat detik-detik menegangkan ketika sebuah mobil balap oleng dan menabrak kerumunan penonton, merenggut nyawa delapan orang.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu (21/12/2019) di Sirkuit Non-Permanen Lapangan Udara Congot, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kecelakaan terjadi saat gelaran bertajuk “Drag Race 201 M” yang diselenggarakan oleh Komunitas Otomotif Kulon Progo (KOK).

Menurut kesaksian saksi mata, kecelakaan bermula ketika mobil peserta bernama Rio Teguh Prasetyo, dengan nomor start 139, mengalami selip pada ban belakang saat melaju di lintasan. Mobil kemudian kehilangan kendali dan oleng ke arah kanan, area di mana penonton berdiri di belakang pembatas tali.

“Mobil itu oleng ke kanan, mungkin karena selip bannya. Langsung saja menabrak penonton yang ada di belakang tali,” ujar salah seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya, seperti dikutip dari berbagai sumber. Akibat tabrakan tersebut, delapan orang dilaporkan meninggal dunia di tempat. Selain korban tewas, beberapa penonton lainnya juga mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Pihak kepolisian setempat segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan lokasi kejadian. Penyelidikan lebih lanjut dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan kelalaian dalam pengaturan keamanan dan pembatasan jarak antara lintasan balap dengan penonton.

Menyikapi insiden ini, Ketua Panitia Drag Race 201 M, Anjar, menyatakan penyesalan mendalam atas kejadian tersebut. “Kami sangat berduka cita atas musibah ini. Kami akan bertanggung jawab sepenuhnya dan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian ini,” kata Anjar.

Kecelakaan ini sontak menimbulkan keprihatinan luas, terutama di kalangan komunitas otomotif dan masyarakat umum. Banyak pihak menyoroti pentingnya evaluasi terhadap standar keselamatan dalam penyelenggaraan ajang balap, khususnya drag race, yang seringkali diadakan di sirkuit non-permanen dengan pembatasan keamanan yang minim.

Bagikan: Facebook X WhatsApp