Bek Chelsea, Lucy Bronze, menyatakan dukungannya terhadap sikap UEFA yang mengancam akan memboikot seluruh kompetisi FIFA. Keputusan ini diambil demi menjaga “kebaikan sepak bola” dan melindungi masa depan olahraga tersebut bagi generasi mendatang. Pernyataan ini disampaikan Bronze di Auckland menjelang pertandingan persahabatan.
Ancaman boikot tersebut, yang mencakup Piala Dunia Wanita musim panas mendatang, semakin menguat pada Kamis lalu. Langkah ini diambil menyusul polemik seputar Presiden FIFA, Gianni Infantino, dan rencana kontroversialnya yang ditunda mengenai skema FIFA Forward Enterprise yang didanai swasta.
Lucy Bronze, yang merupakan salah satu pemain bintang di kancah sepak bola wanita, menekankan pentingnya tindakan tegas ini. Ia menilai bahwa situasi yang terjadi saat ini memerlukan respons yang kuat untuk memastikan integritas dan perkembangan sepak bola global.
Dalam konteks yang sama, Piala Dunia U-20 Wanita yang dijadwalkan pada September mendatang juga terancam. Keputusan UEFA ini mencerminkan kekhawatiran mendalam terhadap tata kelola FIFA di bawah kepemimpinan Gianni Infantino. Rencana FIFA Forward Enterprise yang sempat diusulkan, meskipun kemudian dihentikan, menimbulkan pertanyaan serius mengenai transparansi dan potensi konflik kepentingan.
Dukungan dari pemain sekaliber seperti Lucy Bronze memberikan bobot tersendiri bagi upaya UEFA. Sikap tegas ini diharapkan dapat mendorong perubahan positif dalam struktur dan operasional badan sepak bola dunia, sehingga sepak bola dapat terus berkembang secara adil dan berkelanjutan.
