Merek kendaraan listrik premium asal Tiongkok, Denza, dipastikan tidak akan hadir dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Ketiadaan Denza ini telah dikonfirmasi oleh pihak BYD Motor Indonesia, yang merupakan distributor resmi kendaraan BYD di Tanah Air.
Menurut BYD Motor Indonesia, keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan strategis terkait peluncuran produk dan rencana bisnis jangka panjang di pasar Indonesia. Merek Denza sendiri merupakan lini produk yang menyasar segmen pasar berbeda dibandingkan BYD.
“Denza ini kan memang segmennya premium sekali. Untuk saat ini, kami fokus pada BYD terlebih dahulu,” ujar Head of Marketing BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, saat dihubungi pada Kamis (13/6/2024). Pernyataan ini mengindikasikan bahwa BYD Motor Indonesia ingin membangun fondasi yang kuat untuk merek BYD sebelum memperkenalkan lini produk yang lebih eksklusif seperti Denza.
Lebih lanjut, Luther menjelaskan bahwa ada rencana untuk memperkenalkan Denza di Indonesia, namun hal tersebut akan dilakukan pada waktu yang tepat. Fokus utama BYD saat ini adalah pada pengembangan dan penguatan merek BYD di pasar otomotif Indonesia. “Nanti ada waktunya kok Denza hadir di Indonesia. Tapi memang untuk saat ini kita fokus pada BYD dulu,” tambahnya.
BYD sendiri telah menunjukkan komitmennya untuk pasar Indonesia dengan meluncurkan beberapa model kendaraan listrik andalannya, seperti BYD Atto 3, BYD Dolphin, dan BYD Seal. Kehadiran model-model ini disambut baik oleh konsumen Indonesia, seiring dengan meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik.
Absennya Denza di GIIAS 2026 bukan berarti tidak ada rencana ekspansi di masa mendatang. BYD Motor Indonesia tampaknya sedang menyusun strategi yang matang untuk memastikan setiap peluncuran merek atau produk baru dapat diterima dengan baik oleh pasar domestik. Pengalaman dan pembelajaran dari peluncuran merek BYD akan menjadi pijakan penting sebelum memperkenalkan Denza yang memiliki positioning berbeda.
