Aktor Evan Marvino akhirnya buka suara terkait isu miring yang menerpa rumah tangganya dengan Uffridatun Nitami atau Tami. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Sabtu (21/6/2026), Evan merinci klarifikasi menyeluruh yang bertujuan meluruskan spekulasi mengenai kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), masalah nafkah, hingga dugaan perselingkuhan. Pernyataan ini disampaikan setelah dirinya dikabarkan rujuk kembali dengan sang istri yang telah memberikannya dua orang anak.
Dalam klarifikasinya yang terbagi dalam tiga poin utama, Evan Marvino dengan tegas menolak tuduhan melakukan penganiayaan fisik serius terhadap Tami. Ia menjelaskan bahwa insiden yang terjadi pada malam itu lebih didorong oleh luapan emosi sesaat. Evan mengakui sempat melempar kipas angin berbahan plastik ke arah istrinya, namun menegaskan bahwa tindakannya tidak ditujukan untuk mencederai secara sengaja.
"Saya bisa bertanggung jawab dengan ucapan saya bahwasannya pada malam kejadian tersebut saya tidak ada tindakan fisik serius kepada istri saya, yang ada saya meluapkan emosi sesaat saya untuk melempar kipas angin itu ke depan istri saya yang berbahan plastik," tulis Evan Marvino dalam unggahan Instagramnya.
Pecahan kipas angin yang memantul dari lantai lah yang secara tidak sengaja mengenai tangan Tami dan menyebabkan cedera. Evan juga mengakui sempat melempar kursi drum ke arah cermin di hadapan istrinya. Hal ini terjadi dalam situasi perdebatan yang memanas, di mana sang istri sempat meninggikan nada bicara. Dalam kondisi emosional yang tinggi, Evan khilaf dan reflek mendorong Tami dari kasur.
Mengenai bekas lebam yang terlihat pada tubuh Tami, Evan Marvino menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan akibat dari cengkraman tangannya yang kuat saat mencoba menahan sang istri untuk berbicara. Ia menekankan bahwa situasi emosional tersebut tidak disaksikan langsung oleh kedua anak mereka. Ia berupaya menarik Tami ke arahnya untuk dapat berbicara baik-baik, namun cengkraman tangannya yang kuat saat itu mungkin menimbulkan luka.
Poin kedua yang diluruskan oleh Evan Marvino adalah mengenai persoalan nafkah. Tami sempat menyinggung hal ini, namun Evan mengklarifikasi bahwa sejak awal pernikahan, ia memilih untuk tidak memberikan uang bulanan secara tunai. Sebaliknya, Evan mengklaim telah bertanggung jawab penuh memenuhi seluruh fasilitas hidup Tami dan keluarga, meliputi sandang, pangan, dan papan.
"Karena selama saya menikah, saya bertanggung jawab memenuhi tiga pilar nafkah rumah tangga saya, yaitu sandang (baju-baju yang layak, skincare, tas, dan lain-lain), pangan (memberikan makanan yang terbaik untuk istri saya dan keluarga ), papah (memberikan tempat tinggal yang layak dan nyaman untuk istri dan anak-anak saya) karena dari awal memang saya tidak memberi bentuk nafkah pada istri saya dalam bentuk uang bulanan," jelas Evan Marvino.
Sementara itu, isu perselingkuhan yang sempat menyeret nama seorang perempuan bernama Icha, dibantah keras oleh Evan Marvino. Ia menyatakan bahwa pertemuan tersebut murni akibat kesalahpahaman. Meskipun mengakui kesalahannya dalam situasi tersebut, Evan menegaskan bahwa hubungannya dengan Icha hanya sebatas teman lama yang sudah dikenalnya sejak tahun 2012, sebelum ia terjun ke dunia hiburan.
Pertemuan kembali terjadi saat rumah tangga Evan sedang berada di titik kritis penuh perdebatan. Icha muncul kembali, dan mereka mulai saling bertukar kabar. Evan membenarkan bahwa ia sempat menjemput Icha untuk mengantarnya pulang, dan dalam perjalanan tersebut, mereka sempat bercerita mengenai kabar, status, hingga masalah rumah tangga Evan yang sedang tidak baik.
Masalah ini diklaim telah terselesaikan setelah Tami melakukan konfirmasi langsung dengan Icha. Evan Marvino menegaskan bahwa tidak ada hubungan spesial antara dirinya dan Icha. Ia mengungkapkan bahwa pada keesokan harinya, Tami bersama omnya mendatangi kediaman Icha untuk menanyakan hubungan apa yang terjalin antara Evan dan Icha. Berdasarkan konfirmasi tersebut, terbukti bahwa hal itu hanyalah kesalahpahaman dan tidak ada hal-hal yang seperti diberitakan.
"Saya tegaskan tidak ada hubungan lebih karena pada esokannya istri saya menemui dia Icha dengan om istri saya, ke tempat tinggalnya dan menanyai ada hubungan apa saya dengan dia. Istri saya dan omnya sudah membuktikan bahwa ini kesalahpahaman saja dan tidak ada hal-hal seperti yang diberitakan," tegas Evan Marvino.
Pernikahan yang telah berjalan selama lima tahun ini diharapkan oleh Evan Marvino dapat terus dipertahankan. Klarifikasi yang disampaikan Evan Marvino ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan mengakhiri spekulasi yang berkembang di publik mengenai dinamika rumah tangganya. Pengakuan dan penjelasannya ini menjadi langkah penting dalam upaya rekonsiliasi dan memulihkan kepercayaan dalam rumah tangga mereka.











