Thursday, 30 July 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Insiden Powerbank Terbakar di Pesawat Batik Air, Aturan Bawa Powerbank Kembali Disorot

Oleh Herfansyah July 30, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah insiden yang mengejutkan terjadi di dalam penerbangan Batik Air ketika sebuah powerbank terbakar saat digunakan untuk mengisi daya ponsel. Video kejadian ini dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu kembali perhatian publik terhadap keamanan membawa perangkat elektronik portabel di dalam pesawat.

Peristiwa nahas ini dilaporkan terjadi pada hari Rabu, 24 Januari 2024. Menurut rekaman video yang beredar, terlihat percikan api muncul dari sebuah powerbank yang terhubung dengan ponsel penumpang. Asap tebal pun mulai mengepul, menimbulkan kepanikan di antara penumpang lainnya. Petugas kabin dengan sigap bergerak cepat untuk menangani situasi tersebut, memastikan keselamatan seluruh penumpang.

Meskipun kronologi detail insiden masih dalam penyelidikan, dugaan awal mengarah pada masalah teknis pada powerbank itu sendiri. Kejadian ini secara tidak langsung mengingatkan kembali pentingnya mematuhi regulasi yang berlaku mengenai pembawaan powerbank di pesawat terbang. Otoritas penerbangan sipil di berbagai negara, termasuk Indonesia, memiliki aturan ketat terkait jenis, kapasitas, dan penempatan powerbank saat dalam penerbangan.

Secara umum, powerbank yang diperbolehkan dibawa ke dalam kabin pesawat adalah yang memiliki kapasitas tidak melebihi 27.000 mAh atau setara 100 Wh. Untuk powerbank dengan kapasitas antara 100 Wh hingga 160 Wh (maksimal dua unit per penumpang), diperlukan persetujuan dari maskapai. Powerbank dengan kapasitas di atas 160 Wh dilarang keras untuk dibawa. Selain itu, powerbank harus selalu dibawa di dalam tas kabin dan tidak boleh dimasukkan ke dalam bagasi terdaftar. Penggunaannya pun disarankan untuk dilakukan dengan pengawasan.

Pihak Batik Air sendiri dilaporkan telah memberikan keterangan mengenai insiden tersebut. “Kami mengonfirmasi adanya kejadian powerbank yang mengeluarkan asap saat digunakan mengisi daya ponsel di penerbangan kami pada 24 Januari 2024. Tindakan pencegahan dan penanganan darurat telah dilakukan oleh kru kami sesuai prosedur standar operasional. Keselamatan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas utama kami,” ujar perwakilan maskapai dalam sebuah pernyataan.

Insiden ini menjadi pengingat penting bagi para penumpang untuk selalu memeriksa kembali spesifikasi powerbank yang akan dibawa dan memastikan kepatuhannya terhadap aturan maskapai dan otoritas penerbangan. Pemilihan powerbank dari produsen terpercaya dan perawatan yang baik juga dapat meminimalkan risiko insiden serupa di masa mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp