Monday, 27 July 2026
BREAKING
BERITA

Satpam Jatiluhur Tewas Terborgol Setelah Rekam Aksi Vandalisme

Oleh Emanuel July 26, 2026 1 day lalu 0 komentar

Seorang petugas keamanan (satpam) di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tangan terborgol. Peristiwa tragis ini terjadi setelah korban diduga merekam aksi vandalisme di area waduk. Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian tersebut.

Korban, yang identitasnya belum dirilis secara resmi oleh kepolisian, ditemukan tak bernyawa pada hari Selasa, 12 Maret 2024. Penemuan jasad satpam ini sontak menggegerkan warga sekitar dan menimbulkan pertanyaan mengenai penyebab pasti kematiannya.

Menurut informasi awal yang dihimpun, korban diketahui sempat merekam aktivitas sekelompok orang yang melakukan vandalisme di kawasan Waduk Jatiluhur. Diduga, rekaman tersebut menjadi pemicu terjadinya insiden yang berujung pada kematiannya. Tangan korban ditemukan dalam keadaan terborgol, menambah misteri dalam kasus ini.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Purwakarta, AKBP Erwin Zakaria, membenarkan adanya penemuan jenazah seorang satpam di area Waduk Jatiluhur. “Benar, ada penemuan jenazah seorang satpam di wilayah Jatiluhur,” ujar AKBP Erwin Zakaria saat dikonfirmasi pada Rabu, 13 Maret 2024.

Saat ini, tim dari Polres Purwakarta telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh. Proses identifikasi jenazah serta pencarian bukti-bukti pendukung lainnya tengah dilakukan untuk merangkai kejadian yang sebenarnya.

Pihak kepolisian juga berencana untuk melakukan autopsi terhadap jenazah korban guna memastikan penyebab kematiannya secara medis. Selain itu, upaya identifikasi terhadap para pelaku vandalisme yang terekam oleh korban juga terus dilakukan. “Kami masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini,” tambah AKBP Erwin Zakaria.

Temuan jenazah satpam yang terborgol ini menimbulkan keprihatinan dan desakan agar kasus ini segera diusut tuntas. Harapannya, pelaku dapat segera ditangkap dan pertanggungjawaban hukum dapat ditegakkan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp