Seto Nurdiyantoro Prediksi Kejutan di Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Spanyol

Danu Ilham

Piala Dunia 2026, yang akan digelar serentak di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai Jumat (19/6/2026), diprediksi akan menjadi ajang yang menarik untuk menyaksikan lahirnya talenta-talenta muda potensial di panggung sepak bola internasional. Namun, di tengah harapan akan regenerasi pemain, seorang legenda sepak bola Indonesia, Seto Nurdiyantoro, justru menyoroti kualitas pemain senior yang dinilainya masih sulit disaingi.

Mantan pelatih PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman ini mengungkapkan bahwa meskipun banyak pemain muda berkualitas yang diharapkan bersinar, kharisma dan kemampuan megabintang Argentina, Lionel Messi, masih menjadi tolok ukur yang sulit digeser. "Pemain favorit penginnya ada yang muda-muda menonjol ya, tapi kalau dari cara main sepak bola-nya masih Messi," ujar Seto, yang juga dikenal sebagai legenda sepak bola Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pandangan Seto ini mencerminkan perdebatan abadi dalam sepak bola mengenai keseimbangan antara pengalaman dan energi para pemain muda dengan keahlian serta ketenangan yang dimiliki oleh pemain berpengalaman. Di usianya yang kini memasuki 52 tahun, Seto Nurdiyantoro memiliki pandangan yang matang mengenai dinamika sebuah turnamen sebesar Piala Dunia.

Mengenai peta persaingan calon juara Piala Dunia 2026, Seto Nurdiyantoro secara tegas menjagokan dua tim besar: Argentina dan Spanyol. Ia melihat kedua negara tersebut memiliki modal yang sangat kuat untuk bersaing di level tertinggi. Argentina, dengan warisan sejarah dan kualitas pemainnya, serta Spanyol, yang dikenal dengan filosofi permainan tiki-taka yang matang dan proses regenerasi skuad yang konsisten, dinilai Seto memiliki keunggulan komprehensif.

"Kalau dari cara bermain mungkin Argentina dan Spanyol," kata Seto, yang merupakan pemegang lisensi AFC Pro. Analisis ini bukan sekadar prediksi semata, melainkan refleksi dari pengamatan mendalam terhadap performa tim-tim di berbagai kompetisi internasional dan bagaimana mereka mempersiapkan diri untuk turnamen akbar empat tahunan ini.

Lebih lanjut, Seto Nurdiyantoro menekankan bahwa kekuatan sesungguhnya dari setiap tim baru akan teruji saat kompetisi memasuki fase-fase krusial, terutama babak gugur. Babak ini seringkali menjadi penentu nasib tim, di mana tekanan semakin meningkat dan setiap kesalahan bisa berakibat fatal. Performa konsisten di fase gugur akan menjadi kunci bagi tim-tim untuk melaju lebih jauh dan meraih gelar juara.

"Cuma mungkin nanti siapa yang juara nanti di babak 16 besar baru kelihatan. Baru kelihatan siapa yang konsisten," jelas Seto, mantan gelandang Timnas Indonesia. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya mental baja dan kemampuan adaptasi tim dalam menghadapi berbagai situasi pertandingan di fase gugur yang penuh ketidakpastian.

Dalam kesempatan yang sama, Seto Nurdiyantoro juga menyinggung mitos yang seringkali beredar terkait kesulitan bagi tim juara bertahan untuk mempertahankan gelarnya di edisi berikutnya secara berturut-turut. Meskipun menyadari tantangan sejarah tersebut, ia tetap melihat kekuatan kolektif dari tim juara bertahan, termasuk Argentina yang merupakan juara Piala Dunia sebelumnya, sebagai salah satu yang terbaik.

"Dari Argentina dan Spanyol kalau memilih karena untuk Piala Dunia ini kan sebenarnya yang mantan juara tak ada juara lagi (berturut-turut) katanya. Tapi bagaimana pun jika kita lihat dari cara bermainnya masih Argentina," ujar Seto, yang dijuluki sebagai legenda hidup sepak bola DIY. Pernyataan ini menyiratkan bahwa meskipun ada tren sejarah yang kurang menguntungkan bagi juara bertahan, kualitas individu dan kolektif tim tetap menjadi faktor penentu utama.

Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi tim-tim favorit, tetapi juga selalu menyimpan potensi kejutan. Kehadiran tim-tim kuda hitam yang mampu tampil gemilang di momen yang tepat selalu menjadi daya tarik tersendiri. Namun, dengan analisis dari sosok berpengalaman seperti Seto Nurdiyantoro, Argentina dan Spanyol memang layak ditempatkan sebagai kandidat kuat yang patut diperhitungkan.

Persaingan di Piala Dunia 2026 diprediksi akan semakin sengit dengan adanya peningkatan kualitas tim-tim dari berbagai konfederasi. Amerika Serikat, sebagai salah satu tuan rumah, tentu akan berupaya keras untuk memberikan penampilan terbaik di hadapan pendukungnya. Begitu pula Kanada dan Meksiko yang akan memanfaatkan status tuan rumah untuk memberikan kejutan.

Selain Argentina dan Spanyol, tim-tim kuat lainnya seperti Brasil, Prancis, Jerman, dan Inggris juga diprediksi akan menjadi penantang serius dalam perebutan gelar. Masing-masing tim memiliki kelebihan dan keunikan tersendiri, serta telah melakukan persiapan matang untuk menghadapi turnamen terakbar di dunia sepak bola ini.

Menjelang dimulainya turnamen, antusiasme publik sepak bola di seluruh dunia semakin meningkat. Poster dan pernak-pernik Piala Dunia 2026 mulai menghiasi berbagai sudut kota, menandakan dimulainya pesta sepak bola terbesar. Harapan akan terciptanya momen-momen magis dan pertandingan yang tak terlupakan tentu sangat tinggi di edisi kali ini.

Dengan pandangan Seto Nurdiyantoro yang menyoroti konsistensi dan kualitas individu serta kolektif, menarik untuk dinantikan bagaimana jalannya Piala Dunia 2026. Apakah Argentina dan Spanyol akan mampu membuktikan prediksi tersebut, atau justru kejutan dari tim lain yang akan mewarnai sejarah turnamen ini, semuanya akan terjawab dalam beberapa pekan mendatang di lapangan hijau Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All