Wednesday, 22 July 2026
BREAKING
BERITA

BBM Non Subsidi Berpotensi Turun Harga di Agustus 2026, Bahlil Beri Sinyal

Oleh Emanuel July 21, 2026 14 hours lalu 0 komentar

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan indikasi kuat mengenai kemungkinan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis non subsidi. Penyesuaian harga ini diprediksi akan mulai berlaku pada bulan Agustus 2026.

Pernyataan ini disampaikan Bahlil di tengah berbagai dinamika ekonomi yang memengaruhi harga energi global. Ia menjelaskan bahwa keputusan untuk menyesuaikan harga BBM non subsidi tidak terlepas dari evaluasi berkala terhadap berbagai faktor penentu, termasuk harga minyak mentah dunia dan nilai tukar mata uang.

Bahlil menegaskan bahwa pemerintah terus memantau pergerakan harga komoditas energi internasional. “Kita akan lihat situasinya, apakah ada peluang untuk menurunkan harga BBM non subsidi, kita akan lakukan,” ujar Bahlil saat memberikan keterangan pers. Pernyataannya ini membuka harapan bagi masyarakat yang menggunakan BBM non subsidi untuk dapat menikmati harga yang lebih terjangkau di masa mendatang.

Saat ini, harga BBM non subsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex ditentukan berdasarkan mekanisme pasar yang mengacu pada harga minyak dunia dan kurs rupiah. Dengan adanya sinyal dari Menteri ESDM, diharapkan masyarakat dapat bersiap untuk kemungkinan perubahan harga tersebut. Evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian ESDM ini merupakan langkah proaktif untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga energi.

Lebih lanjut, Bahlil juga menekankan pentingnya stabilitas pasokan dan harga energi bagi perekonomian nasional. Upaya penyesuaian harga BBM non subsidi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik bagi konsumen maupun bagi upaya pemerintah dalam menjaga keseimbangan ekonomi makro.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait