Saturday, 18 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Etomidate: Anestesi Poten yang Ditemukan dalam Produksi Rumahan di PIK

Oleh Muzairi M July 18, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Etomidate, sebuah anestesi intravena yang kuat, tengah menjadi sorotan setelah penemuannya dalam sebuah fasilitas produksi rumahan di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Penemuan ini mengungkap adanya potensi produksi ilegal obat bius yang memerlukan perhatian serius dari pihak berwenang.

Menurut Direktorat Intelijen Obat dan Makanan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), etomidate merupakan jenis anestesi yang berfungsi untuk memblokir aktivitas neurotransmitter di sistem saraf pusat, sehingga menimbulkan efek penenang dan menghilangkan rasa sakit.

Obat ini memiliki peran krusial dalam dunia medis, terutama untuk induksi anestesi umum pada pasien sebelum menjalani prosedur bedah. Mekanisme kerjanya yang cepat dan efektif menjadikannya pilihan utama dalam situasi darurat maupun elektif di ruang operasi.

Namun, efektivitas etomidate juga dibarengi dengan potensi penyalahgunaan yang tinggi. Sifatnya yang dapat menekan sistem saraf pusat secara signifikan membuatnya berbahaya jika digunakan di luar pengawasan medis profesional. Penggunaan yang tidak tepat dapat berujung pada depresi pernapasan, gangguan kardiovaskular, hingga kematian.

Oleh karena itu, etomidate dikategorikan sebagai obat keras yang distribusinya sangat dibatasi dan hanya dapat diperoleh melalui resep dokter serta digunakan di fasilitas kesehatan yang memadai. Produksi, distribusi, dan penggunaannya diatur secara ketat untuk mencegah dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat.

Penemuan etomidate dalam skala rumahan di PIK mengindikasikan adanya celah dalam pengawasan peredaran obat-obatan golongan narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP) serta bahan berbahaya lainnya. Hal ini juga menyoroti pentingnya peran BPOM dalam melakukan intelijen dan pengawasan terhadap praktik produksi obat ilegal yang dapat membahayakan nyawa.

BPOM terus berupaya memperkuat jejaring intelijennya untuk mendeteksi dan memberantas peredaran obat-obatan terlarang, termasuk etomidate. Upaya ini mencakup koordinasi dengan berbagai instansi terkait, baik di tingkat nasional maupun internasional, untuk memutus rantai pasok obat ilegal dan melindungi masyarakat dari ancaman kesehatan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait