Rumor yang menyebutkan karakter ikonik Upin dan Ipin telah meninggal dunia sempat menghebohkan publik, terutama di Indonesia dan Malaysia. Kabar ini beredar luas setelah munculnya foto makam yang mencantumkan nama kedua bocah kembar tersebut di batu nisannya.
Foto makam yang viral pada Januari 2022 itu ternyata berlokasi di Palu, Sulawesi Tengah. Setelah ditelusuri lebih lanjut, makam tersebut merupakan milik dua anak dari seorang warga setempat bernama Hikma. Kedua putra Hikma meninggal dunia pada tahun 1995 dan 1996. Namun, pada saat pemakaman, batu nisan mereka belum diberi nama.
Hikma menjelaskan bahwa kedua anaknya bukanlah anak kembar, melainkan lahir berdekatan. Putra pertamanya lahir pada Agustus 1995, disusul oleh putra keduanya pada April 1996. Perbaikan nisan yang menampilkan nama “Upin” dan “Ipin” baru dilakukan pada tahun 2016 ketika keluarga memiliki rezeki lebih. Pemilihan nama tersebut didasari oleh inspirasi Hikma dari serial animasi populer asal Malaysia yang tayang pada masa itu. Hikma sendiri mengaku terkejut ketika foto makam anaknya menjadi viral, dan menegaskan bahwa tidak ada maksud lain selain memberikan nama panggilan kesukaannya saat merapikan makam. Pihak keluarga berharap masyarakat dapat mendoakan almarhum putra mereka dan kegaduhan di dunia maya tidak merugikan siapa pun.
Menyikapi kehebohan tersebut, Les’ Copaque Production, studio animasi asal Selangor yang memproduksi serial Upin & Ipin, akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Melalui akun media sosial mereka pada Januari 2022, Les’ Copaque Production menegaskan bahwa karakter Upin dan Ipin adalah murni rekaan dan ceritanya tidak didasarkan pada kehidupan siapa pun, baik yang masih hidup maupun yang sudah tiada.
H. Burhanuddin Md Radzi selaku kreator memastikan bahwa Upin dan Ipin dalam kondisi baik-baik saja di dunia animasinya. Seluruh alur cerita adalah hasil kreativitas tim penulis internal. Penggemar diminta untuk tidak khawatir karena karakter tersebut akan terus hadir dengan petualangan yang lebih seru, seiring dengan janji peningkatan kualitas animasi pada musim-musim mendatang. Klarifikasi ini sekaligus mematahkan teori konspirasi yang menyebutkan serial ini diangkat dari kisah nyata yang tragis, dan menegaskan fokus studio pada penyajian hiburan yang mengedukasi.
Sejak debutnya pada September 2007, serial Upin & Ipin telah berkembang menjadi fenomena budaya di Asia Tenggara. Hingga Mei 2025, serial ini telah menayangkan 20 musim dengan total 738 episode. Selain itu, Upin & Ipin juga telah merilis tiga judul film panjang pada tahun 2009, 2016, dan 2019. Data ini menunjukkan konsistensi serial ini dalam menemani penonton setianya selama lebih dari satu dekade, membuktikan tingginya minat masyarakat terhadap kisah dua bersaudara ini.
