Friday, 17 July 2026
BREAKING
DUNIA

Trump Sebut ‘Kerentanan Mengejutkan’ dalam Keamanan Pemilu AS Jelang Pemilu Sela

Oleh Rini Widiyarti July 17, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan tudingan adanya ‘kerentanan mengejutkan’ dalam sistem keamanan pemilu di Amerika Serikat. Pernyataan ini disampaikan menjelang gelaran pemilihan umum sela (midterm elections) yang akan datang. Trump secara spesifik menyoroti dugaan campur tangan negara lain, termasuk Tiongkok, dalam proses demokrasi AS.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Selasa (18/10/2022), Trump menegaskan bahwa ia memiliki bukti yang menunjukkan bahwa Tiongkok telah melakukan upaya intervensi dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat tahun 2020. Tuduhan ini secara langsung bertentangan dengan kesimpulan yang sebelumnya telah disampaikan oleh badan intelijen Amerika Serikat. Trump mengklaim bahwa temuan intelijen AS mengenai campur tangan Tiongkok di pemilu 2020 tidaklah akurat.

Trump secara gamblang menyatakan, ‘Saya tidak tahu apa yang telah mereka lihat, tetapi saya tahu bahwa Tiongkok telah melakukan campur tangan dalam Pemilihan Presiden 2020.’ Ia menambahkan bahwa dirinya telah melihat ‘kerentanan yang mengejutkan’ dalam keamanan pemilu AS. Mantan presiden itu juga menyebutkan bahwa ia telah menginstruksikan timnya untuk meninjau laporan intelijen yang berkaitan dengan dugaan campur tangan Tiongkok.

Lebih lanjut, Trump menyoroti pentingnya integritas pemilu, terutama menjelang pemilihan umum sela yang akan menentukan komposisi Kongres AS. Ia mengklaim bahwa jika isu keamanan pemilu tidak ditangani dengan serius, hal tersebut dapat berdampak pada hasil pemilihan di masa depan. Trump berulang kali mengemukakan kekhawatirannya mengenai potensi kecurangan dan manipulasi dalam proses pemungutan suara.

Pernyataan Trump ini muncul di tengah perdebatan sengit mengenai keamanan pemilu di Amerika Serikat, yang semakin memanas menjelang pemilihan umum sela pada bulan November mendatang. Berbagai pihak terus mendesak adanya penguatan sistem keamanan pemilu untuk memastikan proses demokrasi yang adil dan transparan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait