Medan – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dengan tegas membantah isu yang menyebutkan adanya keengganan dari pihak transporter untuk menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM). Penegasan ini disampaikan menyusul adanya informasi simpang siur terkait kelancaran distribusi BBM di wilayah Sumbagut.
Menurut Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, seluruh armada mobil tangki yang menjadi tulang punggung distribusi BBM di wilayah Sumbagut dipastikan terus beroperasi secara optimal. “Armada mobil tangki kami dari berbagai transporter terus beroperasi penuh melayani masyarakat,” ujar Irto Ginting dalam keterangan resminya, Selasa (21/5/2024).
Lebih lanjut, Irto menjelaskan bahwa operasional Fuel Terminal dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh wilayah Sumbagut juga berjalan selama 24 jam. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM bagi masyarakat tanpa hambatan. “Kami memastikan ketersediaan pasokan BBM di setiap Fuel Terminal dan SPBU berjalan 24 jam,” tambahnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran dan ketersediaan pasokan BBM di seluruh wilayah Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, dan Aceh.
Irto Ginting juga menekankan bahwa Pertamina Patra Niaga secara rutin melakukan koordinasi dengan para transporter untuk memastikan seluruh armada beroperasi sesuai jadwal dan standar yang telah ditetapkan. “Kami selalu menjalin komunikasi yang baik dengan para transporter untuk memastikan operasional berjalan lancar dan sesuai target,” tutupnya.
