Friday, 17 July 2026
BREAKING
BERITA

Arab Saudi Perkuat Pertahanan, Amerika Serikat Setujui Penjualan Senjata Rp 35,5 Triliun

Oleh Emanuel July 17, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Washington D.C. – Amerika Serikat secara resmi memberikan lampu hijau untuk penjualan paket persenjataan bernilai miliaran dolar kepada Arab Saudi. Keputusan ini diambil oleh Departemen Luar Negeri AS, menandai langkah strategis kedua negara dalam memperkuat kapabilitas pertahanan Kerajaan Arab Saudi.

Nilai transaksi penjualan senjata ini mencapai angka fantastis, yaitu US$ 1,96 miliar atau setara dengan Rp 35,5 triliun (dengan asumsi kurs Rp 15.000 per dolar AS). Kesepakatan ini mencakup berbagai jenis amunisi dan peralatan militer yang krusial.

Lembaga Pertahanan Keamanan AS (DSCA) mengumumkan persetujuan penjualan tersebut pada hari Selasa. Menurut pernyataan resmi DSCA, penjualan ini akan mencakup amunisi presisi, amunisi umum, serta suku cadang. Rinciannya mencakup 15.000 butir amunisi kaliber 30mm.

Selain itu, paket tersebut juga meliputi 2.000 butir amunisi presisi kaliber 155mm, yang dikenal efektif untuk serangan jarak jauh. Masih ada lagi 1.000 butir amunisi presisi kaliber 120mm, serta berbagai jenis amunisi lainnya.

Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa penjualan ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat. Dengan memberikan dukungan kepada Arab Saudi, AS dinilai dapat membantu negara tersebut dalam menghadapi ancaman regional.

Persetujuan penjualan ini juga dianggap penting untuk mendukung kemampuan Arab Saudi dalam mempertahankan diri dari agresi. Kemampuan pertahanan yang kuat dari sekutu strategis dinilai dapat memelihara stabilitas di kawasan Timur Tengah.

DSCA telah menyampaikan pemberitahuan penjualan ini kepada Kongres AS. Kongres kini memiliki waktu 15 hari untuk meninjau kesepakatan tersebut. Namun, secara historis, persetujuan dari Kongres biasanya berjalan lancar setelah rekomendasi dari Departemen Luar Negeri.

Penjualan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Amerika Serikat untuk mendukung keamanan Arab Saudi. Kerjasama militer antara kedua negara telah terjalin erat selama bertahun-tahun, mencakup berbagai aspek pertahanan dan keamanan.

Pihak AS juga menekankan bahwa penjualan ini tidak akan mengubah keseimbangan militer dasar di kawasan. Namun, jelas terlihat bahwa Arab Saudi berupaya keras untuk meningkatkan kekuatan militernya dalam menghadapi berbagai tantangan geopolitik yang semakin kompleks.

Dengan adanya pengadaan senjata baru ini, Arab Saudi diharapkan dapat lebih siap dalam menghadapi segala bentuk ancaman, baik dari negara lain maupun kelompok non-negara yang berpotensi mengganggu stabilitas regional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait