Friday, 17 July 2026
BREAKING
POLITIK

Ancaman Nyata di Perbatasan: Warga Kaltara Terancam Pindah ke Malaysia Akibat Minimnya Fasilitas

Oleh Danu Ilham July 17, 2026 2 hours lalu 0 komentar

JAKARTA – Anggota DPR RI, Deddy Sitorus, menyuarakan keprihatinan mendalam atas nasib warga di wilayah perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara). Ia mengungkapkan adanya ancaman serius bahwa sebagian warga mungkin terpaksa mencari kehidupan di negara tetangga, Malaysia, jika kondisi saat ini tidak segera membaik.

Deddy Sitorus, yang merupakan bagian dari Komisi I DPR RI, menyoroti berbagai keluhan fundamental yang dihadapi masyarakat di daerah tapal batas tersebut. Permasalahan utama meliputi akses jalan yang buruk, ketersediaan sembako yang terbatas, serta minimnya pasokan listrik yang memadai.

“Kondisi ini membuat warga merasa terpinggirkan dan tidak mendapatkan perhatian yang layak dari pemerintah pusat,” ujar Deddy Sitorus dalam sebuah kesempatan diskusi di Jakarta, baru-baru ini. Ia menekankan bahwa ancaman untuk pindah ke Malaysia bukanlah sekadar gertakan, melainkan refleksi dari keputusasaan.

Menurut Deddy, warga di perbatasan Kaltara sudah lama mendambakan pembangunan yang merata. Akses jalan yang buruk menghambat distribusi kebutuhan pokok, termasuk sembako. Hal ini menyebabkan harga barang menjadi lebih mahal dan ketersediaannya seringkali tidak menentu.

Selain itu, ketiadaan pasokan listrik yang stabil juga menjadi kendala besar. Kehidupan sehari-hari masyarakat sangat terpengaruh. Aktivitas ekonomi dan sosial menjadi terbatas tanpa energi listrik yang memadai.

Deddy Sitorus mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret dan serius dalam menangani persoalan di perbatasan Kaltara. Ia berpendapat bahwa perhatian yang diberikan selama ini belum cukup untuk mengatasi akar permasalahan yang telah berlangsung bertahun-tahun.

“Kita harus hadir di sana, bukan hanya sekadar memberikan janji. Pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh dan menyusun strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup warga perbatasan,” tegas politikus PDI Perjuangan ini.

Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan penyediaan listrik merupakan kunci utama agar warga perbatasan merasa diperhatikan dan memiliki alasan kuat untuk tetap tinggal dan membangun masa depan di tanah air.

Lebih lanjut, Deddy Sitorus menggarisbawahi pentingnya menjaga kedaulatan negara dari ancaman migrasi warga ke negara lain. Hal ini bisa dicapai dengan memastikan kesejahteraan masyarakat di wilayah strategis seperti perbatasan Kaltara terpenuhi.

Pemerintah diharapkan dapat merespons keluhan ini dengan segera. Prioritas utama adalah memperbaiki akses jalan, menjamin ketersediaan sembako dengan harga terjangkau, serta memastikan pasokan listrik yang andal bagi seluruh warga di perbatasan Kaltara. Langkah ini krusial untuk mencegah warga beralih ke negara tetangga demi mencari kehidupan yang lebih baik.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait