Angeles Duran, seorang wanita asal Galicia, Spanyol, kembali menghebohkan jagat maya dengan klaimnya sebagai pemilik sah Matahari. Aksi unik ini bukan kali pertama, namun kembali viral setelah dibagikan ulang di media sosial.
Duran mengaku telah memiliki dokumen notaris resmi yang mengukuhkannya sebagai pemilik bintang pusat tata surya kita. Kabar ini sebenarnya sudah pernah tersiar luas pada tahun 2010.
Saat itu, Duran yang berusia 49 tahun mendatangi kantor notaris untuk mendaftarkan Matahari atas namanya. Dokumen tersebut secara spesifik mencatat dirinya sebagai pemilik bintang tipe G2.
Langkah berani ini ternyata terinspirasi oleh seorang pria Amerika yang sebelumnya telah mendaftarkan diri sebagai pemilik Bulan.
Angeles Duran mengklaim tindakannya didasari pemahaman hukum internasional yang mendalam. Ia menemukan celah dalam perjanjian antariksa global.
Perjanjian tersebut melarang negara menguasai benda langit, namun tidak ada klausul yang secara spesifik melarang individu.
Dasar klaim Duran meliputi pemanfaatan perjanjian internasional yang hanya membatasi kedaulatan negara.
Ia juga memiliki dokumen notaris resmi yang mencatat detail teknis Matahari sebagai aset pribadi.
Sebagai orang pertama yang mengajukan klaim, Duran merasa berhak atas kepemilikan tersebut.
Lebih jauh, Duran tidak hanya sekadar mengklaim. Ia dikabarkan sempat memiliki rencana untuk mengenakan pajak bagi siapa saja yang menggunakan sinar Matahari.
Pendapatan dari pajak ini rencananya tidak untuk kepentingan pribadi.
Duran berjanji menyumbangkan mayoritas dana tersebut untuk anggaran negara Spanyol, dana pensiun, dan penelitian ilmiah.
Tujuannya adalah agar kekayaan alam ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Kisah Angeles Duran menjadi perdebatan menarik antara logika sains dan celah hukum formal yang ada.
