Di tengah lautan informasi digital yang semakin kompleks, sebuah aplikasi baru bernama HyperTexting muncul sebagai angin segar. Aplikasi ini menawarkan cara unik untuk mengikuti perkembangan web, mengingatkan pada era awal RSS feed.
HyperTexting bukan sekadar pembaca RSS biasa. Ia menawarkan pengalaman membaca konten dari situs dan tokoh yang Anda pilih, disajikan secara kronologis. Uniknya, tanpa campur tangan iklan, kecerdasan buatan (AI), atau antarmuka yang dikendalikan algoritma.
Seperti yang tertulis di laman resminya, “HyperTexting adalah linimasa Anda tanpa iklan, algoritma, dan sampah AI. Ini seperti umpan ‘untuk Anda’, tetapi benar-benar bekerja… untuk ANDA (bukan platform).” Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna membuat profil dan berkontribusi konten.
Saat pertama kali membuka HyperTexting, pengguna tidak perlu langsung mendaftar. Aplikasi ini sudah menyertakan beberapa sumber berita untuk memulai. Pengguna dapat menambah atau mengeditnya sesuai keinginan.
Tab ‘Timeline’ menjadi pusat perhatian, menampilkan berita dan pembaruan secara berurutan. Pengguna dapat menyegarkan umpan dengan menarik layar ke bawah, sebuah gerakan klasik yang mengingatkan pada cara lama membaca berita.
Setiap artikel dapat dibaca secara penuh atau hanya cuplikan, tergantung kebijakan penerbit. Pengguna dapat dengan mudah berbagi artikel atau melihatnya langsung di web.
Setiap sumber konten memiliki profil tersendiri. Di sana, pengguna bisa melihat semua cerita atau lampiran visual yang diunggah. Profil ini berfungsi mirip dengan akun media sosial, memungkinkan pengguna mengikuti atau berhenti mengikuti publikasi.
Banyak situs menawarkan berbagai jenis umpan. Contohnya ESPN, yang memiliki umpan terpisah untuk acara dan cabang olahraga berbeda. Ini memungkinkan kustomisasi daftar berita yang lebih mendalam.
Untuk menemukan sumber baru, pengguna dapat mengunjungi tab ‘Explore’. Terdapat juga tab ‘Trending’ yang menampilkan 100 halaman paling banyak ditautkan dari umpan yang diikuti.
Mencari situs baru cukup mudah. Pengguna dapat mengetik kata kunci atau URL lengkap, lalu menekan tombol ‘Follow’. Namun, fitur ini masih dalam pengembangan. Beberapa sumber yang dicoba tidak dapat ditambahkan.
Pengembang HyperTexting menyatakan dukungan untuk situs WordPress sedang dalam pengerjaan. Meski demikian, banyak umpan menarik yang berhasil ditemukan dan diikuti.
Tab ‘Activity’ berfungsi sebagai riwayat penelusuran rudimenter. Sementara tab ‘Post’ akan menjadi tempat kontribusi pengguna. Nantinya, fitur ini akan memungkinkan mini-blog yang mirip umpan media sosial.
Meskipun masih ada pekerjaan rumah, HyperTexting menawarkan cara yang bersih dan mudah diakses untuk mendapatkan informasi. Ini adalah pengingat berharga tentang bagaimana penemuan konten di web dulunya berjalan.
