Wednesday, 15 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Sentuhan Ayah, Tren ‘Dads Do Hair’ Ubah Persepsi Peran Pria dalam Keluarga

Oleh Muzairi M July 15, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah fenomena menarik tengah mewarnai dunia pengasuhan anak di era modern. Tren ‘dads do hair’ atau ayah mengepang rambut buah hatinya kini kian populer. Ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan cerminan perubahan mendalam.

Perubahan ini menunjukkan evolusi cara pandang masyarakat terhadap peran ayah. Para pria kini tak lagi hanya dianggap sebagai pencari nafkah utama.

Mereka semakin aktif terlibat dalam urusan domestik. Termasuk dalam kegiatan perawatan anak sehari-hari yang dulu identik dengan peran ibu.

Fenomena ini pertama kali mencuat melalui berbagai unggahan di media sosial. Para ayah dengan bangga memamerkan hasil kepangan rambut anak perempuan mereka. Ada yang rapi sempurna, ada pula yang terlihat sedikit berantakan namun penuh kasih sayang.

Tingginya antusiasme publik terhadap tren ini membuktikan bahwa masyarakat mulai menerima dan mengapresiasi keterlibatan ayah. Ini adalah langkah maju dalam mewujudkan kesetaraan gender dalam keluarga.

Banyak ayah yang awalnya kesulitan, kini belajar otodidak. Mereka mencari tutorial di internet atau bertanya pada istri. Keinginan untuk dekat dengan anak menjadi motivasi utama.

Aktivitas sederhana seperti mengepang rambut ternyata memiliki dampak positif. Ini membangun ikatan emosional yang kuat antara ayah dan anak. Momen ini menciptakan kenangan indah yang tak terlupakan.

Selain itu, ‘dads do hair’ juga memberikan pesan penting. Bahwa pengasuhan anak adalah tanggung jawab bersama. Baik ayah maupun ibu memiliki peran krusial dalam tumbuh kembang anak.

Para ahli pengasuhan anak menyambut baik tren ini. Mereka melihatnya sebagai indikator positif. Peran ayah yang semakin dilibatkan akan sangat membantu perkembangan psikologis anak.

Anak perempuan yang dibesarkan dengan ayah yang suportif dan terlibat cenderung memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi. Mereka juga lebih mandiri dan memiliki pandangan yang sehat tentang hubungan.

Ke depannya, diharapkan fenomena ini terus berkembang. Semakin banyak ayah yang berani keluar dari zona nyaman. Mereka terlibat aktif dalam setiap aspek pengasuhan.

Ini bukan hanya tentang kepangan rambut. Ini tentang kehadiran ayah yang utuh dalam kehidupan anak. Ini tentang membangun keluarga yang harmonis dan setara.

Media sosial menjadi wadah efektif untuk menyebarkan kesadaran ini. Berbagai kisah inspiratif terus bermunculan. Mengajak lebih banyak ayah untuk berpartisipasi.

Mari kita sambut perubahan positif ini. Dukung para ayah yang berani mencoba hal baru demi kebahagiaan buah hati mereka.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait