Wednesday, 15 July 2026
BREAKING
POLITIK

GEGER! Ribuan ASN Pemprov Jabar Terjerat Judi Online, Transaksi Tembus Rp14 Miliar

Oleh Danu Ilham July 15, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Skandal mengejutkan mengguncang lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Data terbaru mengungkap fakta mencengangkan: sebanyak 2.663 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jabar teridentifikasi aktif bermain judi online.

Temuan ini bukan sekadar angka statistik belaka. Perputaran transaksi keuangan dari aktivitas terlarang tersebut mencapai angka fantastis, yakni Rp14 miliar.

Informasi ini pertama kali diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat, Yerry Yanuar. Ia menyatakan bahwa data tersebut diperoleh dari hasil verifikasi yang komprehensif.

“Dari hasil verifikasi yang kami lakukan, ada 2.663 ASN yang teridentifikasi bermain judi online,” ujar Yerry Yanuar kepada wartawan.

Lebih lanjut, Yerry menjelaskan bahwa jumlah tersebut merupakan hasil pendataan dari berbagai sumber dan metode yang digunakan.

Perputaran uang yang sangat besar ini tentu menimbulkan keprihatinan mendalam. Fenomena ini mengindikasikan adanya masalah serius terkait perilaku dan etika di kalangan pegawai negeri.

Pihak Pemprov Jabar sendiri telah menyatakan akan menindaklanjuti temuan ini dengan serius. Langkah-langkah tegas dipersiapkan untuk menangani para ASN yang terlibat.

Tujuan utama penindakan ini adalah untuk menjaga marwah institusi dan mencegah praktik-praktik yang merusak citra aparatur sipil negara.

Yerry Yanuar menambahkan bahwa proses penindakan akan mengikuti prosedur yang berlaku.

Hal ini penting untuk memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Pihak BKD juga mengimbau seluruh ASN di lingkungan Pemprov Jabar untuk menjauhi segala bentuk aktivitas ilegal, termasuk judi online.

Ajakan ini merupakan bagian dari upaya preventif agar kasus serupa tidak terulang di masa mendatang.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan pembinaan yang lebih intensif terhadap para pegawai negeri.

Selain itu, edukasi mengenai dampak negatif judi online perlu terus digalakkan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan profesional.

Penindakan terhadap praktik judi online ini diharapkan dapat menjadi efek jera.

Ini juga menjadi langkah awal untuk memperbaiki integritas para abdi negara di Jawa Barat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait