Tuesday, 14 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Klarifikasi Ahli: Benarkah Frozen Yogurt Pilihan Lebih Sehat Dibanding Es Krim?

Oleh Muzairi M July 14, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Banyak masyarakat Indonesia meyakini frozen yogurt (froyo) lebih ramah di tubuh ketimbang es krim. Anggapan ini kerap beredar di berbagai kalangan. Namun, apakah klaim tersebut sepenuhnya benar? Sebuah tinjauan mendalam dari sudut pandang ahli gizi kini hadir untuk menjawab pertanyaan krusial ini. Analisis ini akan mengupas tuntas kandungan kalori, kadar gula, hingga manfaat probiotik yang sering diasosiasikan dengan froyo.

Secara umum, frozen yogurt memang sering diposisikan sebagai alternatif yang lebih sehat. Keberadaan bakteri baik atau probiotik menjadi salah satu daya tarik utamanya. Probiotik dikenal baik untuk kesehatan pencernaan. Namun, benarkah hanya karena probiotik, froyo otomatis lebih unggul?

Ahli gizi, Dr. Anya Paramita, menjelaskan bahwa perbandingan keduanya tidak sesederhana itu. “Meskipun beberapa jenis frozen yogurt mengandung probiotik, ini tidak serta merta menjadikannya lebih sehat secara keseluruhan,” ujar Dr. Anya. Ia menekankan pentingnya melihat komposisi bahan baku.

Faktor kalori dan gula menjadi penentu utama. Es krim tradisional umumnya dibuat dari krim, susu, dan gula. Kandungan lemaknya cenderung lebih tinggi. Sementara itu, frozen yogurt seringkali menggunakan susu rendah lemak atau tanpa lemak sebagai basisnya. Proses pembuatannya pun melibatkan fermentasi.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa tidak semua frozen yogurt diciptakan sama. Banyak varian froyo yang ditambahkan pemanis tambahan. Gula seringkali menjadi penambah rasa agar lebih menarik di lidah konsumen. “Kadang-kadang, kadar gula dalam frozen yogurt bisa menyamai atau bahkan melebihi es krim, terutama jika diberi topping yang manis,” tambah Dr. Anya.

Oleh karena itu, para ahli gizi menyarankan konsumen untuk tetap cermat dalam memilih. Membaca label informasi gizi menjadi langkah bijak. Perhatikan jumlah kalori, total gula, dan jenis pemanis yang digunakan. Pilihan froyo polos tanpa tambahan sirup atau topping manis cenderung menjadi opsi yang lebih baik.

Manfaat probiotik memang ada, namun tidak semua froyo memilikinya dalam jumlah signifikan. Proses pasteurisasi yang kadang diterapkan dapat mengurangi jumlah bakteri hidup. Jadi, jika tujuan utama adalah probiotik, yakinkan produk yang dipilih memang mengandung bakteri aktif.

Kesimpulannya, klaim frozen yogurt lebih sehat dari es krim perlu ditinjau lebih lanjut. Keduanya memiliki potensi kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pilihan cerdas ada pada konsumen yang teliti. Memahami komposisi dan memilih varian yang tepat adalah kunci untuk menikmati hidangan penutup yang tetap memperhatikan kesehatan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait