Tuesday, 14 July 2026
BREAKING
HIBURAN

Terjebak Ketidakpastian, Ribuan Calon Jamaah Umrah Hanania Travel Menanti Kepastian Dana Hingga 2026

Oleh Wibowo July 14, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Ribuan calon jamaah umrah yang batal berangkat akibat kelalaian Hanania Travel kini menghadapi ketidakpastian nasib. Perusahaan travel ini gagal memberangkatkan jamaah yang seharusnya terbang pada Juni dan Juli lalu.

Direktur Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan, akhirnya angkat bicara. Melalui sebuah video, ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Farhan mengakui ketidakmampuan perusahaan memenuhi jadwal keberangkatan yang telah disepakati.

Ia menegaskan tidak akan melarikan diri dan siap bertanggung jawab. Farhan memahami kekecewaan mendalam para jamaah yang terus menunggu tanpa kepastian.

Manajemen Hanania Travel menawarkan dua opsi penyelesaian sengketa. Pilihan pertama adalah penjadwalan ulang keberangkatan. Jamaah bisa dijadwalkan ulang dalam enam bulan ke depan melalui kerja sama dengan agen travel lain.

Namun, opsi ini memerlukan biaya tambahan. Kenaikan harga avtur dan operasional menjadi alasan utama adanya biaya tambahan tersebut. Opsi kedua adalah pengembalian dana pendaftaran secara penuh.

Proses pencairan dana pengembalian ini diprediksi memakan waktu cukup lama. Pihak perusahaan memperkirakan dana akan cair secara bertahap hingga dua tahun ke depan.

Kedua opsi tersebut merupakan upaya Hanania Travel merespons desakan jamaah di tengah krisis finansial yang melanda perusahaan. Ahmad Syah Farhan mengklaim tengah memaksimalkan aset perusahaan.

Ia juga berupaya mendapatkan skema pinjaman dari lembaga perbankan. Tujuannya adalah mempercepat proses pembayaran kewajiban kepada para jamaah. Farhan berjanji akan menjaga transparansi komunikasi.

Ia siap menanggung konsekuensi hukum atas permasalahan yang terjadi. Namun, harapan jamaah untuk solusi cepat terbentur laporan ke pihak kepolisian.

Kasus ini telah naik ke tahap penyidikan. Banyak pihak merasa dirugikan oleh manajemen Hanania Travel. Ahmad Syah Farhan kini dilaporkan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka ini dilakukan atas dugaan kasus penipuan. Upaya mediasi sebelumnya tidak membuahkan hasil memuaskan bagi ribuan korban.

Kerugian yang dialami ribuan jamaah diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat.

Penting untuk lebih selektif dalam memilih jasa travel umrah. Hal ini untuk menghindari kerugian serupa di masa mendatang. Proses hukum terhadap Ahmad Syah Farhan masih terus berjalan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait