Monday, 13 July 2026
BREAKING
BERITA

Perlawanan Global: Visa-Mastercard Terancam Geser dari Singgasana Keuangan AS

Oleh Emanuel July 13, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Dominasi sistem keuangan Amerika Serikat (AS) tengah menghadapi gelombang tantangan global yang kian nyata. Sejumlah negara mulai menunjukkan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada infrastruktur pembayaran yang didominasi oleh raksasa AS seperti Visa dan Mastercard.

Langkah ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan bagian dari upaya diversifikasi sistem keuangan internasional. Kekhawatiran akan kontrol AS atas transaksi global menjadi salah satu pemicu utama pergerakan ini.

Sebagaimana dilaporkan oleh Financial Times, beberapa negara besar telah mengambil inisiatif konkret. Salah satunya adalah China, yang melalui UnionPay, telah membangun jaringan pembayaran domestik yang kuat. Keberhasilan UnionPay tidak hanya melayani pasar domestik, tetapi juga mulai merambah pasar internasional.

Selain China, negara-negara lain seperti Rusia juga menunjukkan ambisi serupa. Rusia telah mengembangkan sistem pembayaran MIR sebagai alternatif untuk transaksi domestik dan internasional. Langkah ini semakin intensif pasca-sanksi ekonomi yang diberlakukan terhadap negara tersebut.

India pun tidak ketinggalan dalam arus ini. Dengan meluncurkan Unified Payments Interface (UPI), India menawarkan platform pembayaran yang terintegrasi dan efisien. UPI memungkinkan berbagai jenis transaksi digital yang semakin populer di kalangan masyarakat India.

Fenomena ini mengindikasikan pergeseran lanskap keuangan global. Negara-negara mulai menyadari pentingnya memiliki sistem pembayaran yang independen dan tidak terlalu bergantung pada satu negara atau perusahaan tertentu.

Para analis menilai, langkah ini bertujuan untuk memperkuat kedaulatan ekonomi masing-masing negara. Dengan demikian, mereka dapat memiliki kendali lebih besar atas aliran dana dan transaksi internasional.

Meskipun Visa dan Mastercard masih memegang pangsa pasar yang signifikan, tantangan dari sistem pembayaran alternatif ini tidak bisa diabaikan. Ke depan, persaingan di sektor pembayaran digital diperkirakan akan semakin ketat.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa dunia tidak lagi hanya bertumpu pada satu atau dua pemain utama. Diversifikasi dan kemandirian sistem keuangan menjadi prioritas baru bagi banyak negara di seluruh dunia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait