Jakarta – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk terus berinovasi dalam layanan penumpang. Maskapai pelat merah ini resmi mengimplementasikan skema bagasi tercatat berbasis jumlah koli atau Piece Concept.
Perubahan ini memungkinkan penumpang membawa barang bawaan dalam jumlah lebih besar. Konsep baru ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman terbang bagi seluruh pelanggan.
Dalam skema baru ini, jatah bagasi tercatat penumpang dapat mencapai total 64 kilogram. Angka ini merupakan gabungan dari beberapa koli atau tas yang diperbolehkan dibawa. Kebijakan ini berlaku untuk penerbangan domestik dan internasional.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya modernisasi layanan. “Kami ingin memberikan nilai tambah bagi penumpang setia Garuda Indonesia,” ujar Irfan dalam keterangan resmi pada Kamis (23/5/2024).
Sebelumnya, sistem bagasi dihitung berdasarkan berat total. Dengan Piece Concept, penekanan beralih pada jumlah unit bagasi yang dibawa. Setiap unit bagasi memiliki batas berat tertentu yang jika dijumlahkan bisa mencapai 64 kg.
Rincian jatah bagasi bervariasi tergantung kelas penerbangan. Untuk kelas ekonomi, penumpang diperbolehkan membawa satu koli dengan berat maksimal 30 kg. Sementara itu, penumpang kelas bisnis berhak membawa dua koli, masing-masing maksimal 32 kg, sehingga totalnya menjadi 64 kg.
Bagi penumpang kelas utama, jatahnya lebih besar lagi. Mereka dapat membawa tiga koli, dengan masing-masing koli berbobot maksimal 32 kg. Total bagasi untuk kelas utama bisa mencapai 96 kg.
Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas lebih bagi penumpang, terutama bagi mereka yang melakukan perjalanan bisnis atau liburan panjang. Garuda Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan.
Implementasi Piece Concept ini diharapkan dapat menyederhanakan proses check-in bagasi. Penumpang tidak perlu lagi khawatir mengenai akumulasi berat total yang seringkali memicu biaya tambahan.
Garuda Indonesia mengimbau penumpang untuk memastikan ukuran dan berat setiap koli sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Informasi lebih detail mengenai aturan bagasi ini dapat diakses melalui situs web resmi Garuda Indonesia atau aplikasi mobile mereka.
Perubahan ini sejalan dengan tren global dalam industri penerbangan. Banyak maskapai internasional telah mengadopsi Piece Concept untuk efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.
Langkah ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan jumlah penumpang. Dengan fasilitas bagasi yang lebih memadai, Garuda Indonesia berupaya menarik lebih banyak pelanggan.
Sejak kapan kebijakan ini berlaku? Pihak Garuda Indonesia belum merinci tanggal pasti mulai berlakunya ketentuan baru ini. Namun, pengumuman ini menandakan kesiapan maskapai untuk segera menerapkannya.
Transformasi layanan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Garuda Indonesia. Perusahaan terus berupaya menjaga posisinya sebagai maskapai penerbangan pilihan utama di Indonesia.
