Sebuah rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar luas di media sosial baru-baru ini memicu kegemparan. Video tersebut menampilkan aksi seorang bocah laki-laki yang merusak layar photobox secara sengaja, disaksikan oleh dua temannya yang justru memilih kabur meninggalkan lokasi.
Insiden yang terekam jelas ini pertama kali ramai dibicarakan setelah diunggah ulang oleh akun Instagram @lambeturah. Dalam video viral tersebut, terlihat detik-detik layar photobox mengalami kerusakan parah.
Peristiwa tak terpuji ini terjadi pada 31 Mei 2026, sekitar pukul 13.31 WIB. Lokasi kejadian diketahui berada di salah satu area photobox yang beroperasi di kawasan Tangerang.
Awalnya, rekaman CCTV menunjukkan tiga anak laki-laki tengah duduk santai di depan mesin photobox. Mereka tampak seperti pengunjung biasa yang sedang menunggu giliran atau mempersiapkan diri.
Namun, suasana berubah drastis ketika salah satu dari mereka tiba-tiba mengeluarkan ponsel genggam. Tanpa aba-aba, bocah tersebut langsung menghantamkan ponselnya ke arah layar sentuh photobox.
Aksi mendadak ini sontak membuat kedua temannya terkejut. Tanpa pikir panjang, mereka langsung menjauh dan bergegas meninggalkan bilik photobox tersebut, meninggalkan pelaku.
Pelaku yang menyadari layar photobox retak akibat ulahnya sempat menunjukkan ekspresi panik. Ia terdengar memohon kepada teman-temannya agar tidak melaporkan kejadian tersebut.
“Jangan kasih tahu, jangan kasih tahu,” ujar pelaku dengan nada ketakutan dalam rekaman yang beredar. Sayangnya, bukti rekaman CCTV sudah terlanjur tersebar luas.
Kerusakan pada layar sentuh photobox tersebut cukup signifikan. Beberapa bagian utama layar dilaporkan mengalami keretakan.
Akibatnya, sebagian area layar tidak lagi merespons sentuhan, bahkan ada yang mati total. Fasilitas photobox tersebut kini dinyatakan tidak dapat digunakan secara normal oleh pengunjung lain.
Unggahan mengenai insiden perusakan fasilitas publik ini terus menuai beragam komentar dari warganet. Banyak yang menyayangkan kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak saat menggunakan fasilitas umum.
