Sunday, 12 July 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Inggris Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Lini Tengah Jadi Sorotan Tajam: Siapa Kobbie Mainoo?

Oleh Herfansyah July 12, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Inggris berhasil melangkah ke babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Norwegia dalam laga perempat final yang dramatis. Namun, kemenangan tersebut justru menyisakan pertanyaan besar terkait komposisi lini tengah tim.

Sorotan tajam tertuju pada keputusan pelatih yang dianggap mengabaikan potensi Kobbie Mainoo, gelandang muda Manchester United. Mainoo, yang sejauh ini belum mendapatkan menit bermain sama sekali, justru menjadi objek spekulasi yang membingungkan.

Dalam pertandingan melawan Norwegia, pelatih dilaporkan melakukan pergantian pemain yang terkesan reaktif. Declan Rice yang sudah kelelahan tetap dimainkan, kemudian digantikan Eberechi Eze yang posisinya diubah. Langkah ini justru merusak keseimbangan tim.

Selanjutnya, Reece James yang belum pulih sepenuhnya diturunkan. Pergantian pemain di lini tengah sangat dinamis selama 120 menit pertandingan. Trio gelandang yang berganti-ganti antara Rice-Anderson, Bellingham-Anderson, James-Anderson, hingga Morgan Rogers-Anderson.

Yang paling mencolok, nama Kobbie Mainoo tidak pernah muncul dalam daftar pemain yang diturunkan. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius mengapa Mainoo dibawa ke turnamen jika tidak dimanfaatkan.

Bahkan, ada guyonan pedas bahwa Mainoo kalah bersaing dengan figur seperti David Beckham, sebuah kerucut latihan, kadal raksasa, hingga kabel televisi. Keberadaan Mainoo di skuad dipertanyakan.

Pertanyaan serupa juga dilontarkan untuk gelandang muda lainnya, Adam Wharton, yang juga tidak masuk dalam skuad. Publik menuntut penjelasan yang transparan mengenai kriteria pemilihan pemain.

Di beberapa momen, permainan Inggris terlihat seperti tim yang pasif, hanya menunggu lawan yang menyerang. Mereka bermain dengan tempo lambat, seolah terjebak dalam keheningan.

Namun, kehadiran Jude Bellingham menjadi pembeda signifikan. Gelandang Real Madrid ini tampil luar biasa, seolah bermain di turnamen paralel. Performa gemilangnya mampu mengangkat performa rekan-rekannya dan membawa Inggris melaju lebih jauh.

Bellingham menjadi mercusuar di lini tengah Inggris, menunjukkan kelasnya yang berbeda. Kehebatannya menjadi motor serangan tim dalam perjalanan menuju babak selanjutnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait