Grup idola legendaris Jepang, Arashi, telah resmi mengakhiri perjalanan panjang mereka di industri hiburan. Momen perpisahan yang sarat emosi ini ditandai dengan konser megah di Tokyo Dome pada 31 Mei 2026. Panggung tersebut menjadi saksi bisu penampilan terakhir kelima anggotanya.
Konser ini merupakan puncak dari lebih dari dua dekade karier yang telah mereka bangun. Tokyo Dome, sebagai salah satu venue paling prestisius, menjadi latar bersejarah bagi berakhirnya era boy band ikonik ini.
Konser yang bertajuk perpisahan itu berlangsung meriah. Mengutip laporan dari Japan Wire melalui Kyodo News pada Selasa (2/6/2026), Masaki Aiba, Jun Matsumoto, Kazunari Ninomiya, Satoshi Ohno, dan Sho Sakurai tampil memukau. Mereka membuka konser dengan lagu ceria ‘Love Rainbow’ yang langsung membangkitkan euforia penonton.
Suasana semakin memanas saat Jun Matsumoto menyapa penggemar dengan penuh semangat. ‘Arashi telah kembali!’ serunya, disambut riuh rendah ribuan penggemar yang memadati stadion.
Dalam penampilan pamungkasnya, Arashi membawakan 33 lagu hits yang merefleksikan perjalanan musik mereka. Lagu-lagu populer seperti ‘Love So Sweet’, ‘Happiness’, dan ‘Five’ bergema di seluruh penjuru Tokyo Dome.
Mereka juga menghidupkan kembali kenangan dengan lagu lawas ‘Arashi’ hingga karya terbaru ‘Whenever You Call’. Pemandangan indah tercipta dari lambaian penlight warna-warni, simbol identitas setiap anggota yang setia menemani sepanjang konser.
Meski telah memasuki usia 40-an, kelima anggota Arashi menunjukkan performa maksimal dan interaksi hangat. Kedekatan mereka tidak hanya terpancar antar anggota, tetapi juga dengan para penggemar setia.
Momen paling menyentuh terjadi ketika sang pemimpin, Satoshi Ohno, menyampaikan pesan perpisahan. Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan perasaannya atas berakhirnya aktivitas grup yang telah membesarkan namanya.
‘Hari ini menandai akhir dari aktivitas kami, tapi Arashi yang kita buat bersama akan terus hidup,’ ujarnya penuh emosi, menandakan bahwa ikatan mereka akan abadi.
Setelah konser usai, Arashi melanjutkan ucapan terima kasih mereka melalui platform digital. Pesan spesial diunggah di akun Instagram resmi mereka, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada basis penggemar global.
Unggahan tersebut menampilkan coretan tanda tangan kelima anggota disertai kalimat singkat yang menyentuh. Pesan itu merangkum rasa syukur atas 26 setengah tahun kebersamaan dan karya yang telah mereka persembahkan.
Isi pesan tersebut berbunyi: ‘Terima kasih untuk 26 setengah tahun yang luar biasa!!!!! 31 Mei 2026 – ARASHI Masaki Aiba, Jun Matsumoto, Kazunari Ninomiya, Satoshi Ohno, Sho Sakurai Selalu bersama kalian (With you)’.
Unggahan ini seketika dibanjiri ribuan komentar dari penggemar di seluruh dunia, termasuk dari Indonesia. Banyak yang mengungkapkan kesedihan sekaligus rasa terima kasih atas dedikasi Arashi selama hampir tiga dekade.
Antusiasme penggemar sudah terlihat sejak seminggu sebelum konser, mereka memadati kawasan Tokyo Dome. Banyak yang berfoto di depan instalasi logo Arashi bertuliskan ‘Kami adalah Arashi’.
Menariknya, tak lama setelah konser perpisahan, Satoshi Ohno mengumumkan keputusannya untuk mundur dari agensi Starto Entertainment Inc. Ini menandai babak baru dalam hidupnya dan menegaskan akhir perjalanan Arashi sebagai unit grup.
Rangkaian tur perpisahan ini meliputi 15 konser di berbagai kota besar Jepang. Harga tiket dibanderol 12.000 Yen, dengan sistem penjualan lotere khusus anggota klub penggemar di Jepang. Total penonton diperkirakan mencapai 700.000 orang.
Skala tur ini menunjukkan besarnya antusiasme penggemar dan ketatnya persaingan mendapatkan tiket. Dengan 15 pertunjukan, Arashi memastikan sebanyak mungkin penggemar dapat merayakan perpisahan mereka.
Berakhirnya perjalanan Arashi meninggalkan lubang besar bagi industri J-Pop. Namun, warisan musik mereka dipastikan akan terus dikenang. Penggemar kini menantikan langkah individu dari masing-masing anggota di masa depan.
