Saturday, 11 July 2026
BREAKING
HIBURAN

Terungkap! Eks Istri Reza SMASH Terlibat Sindikat Love Scamming Internasional, Rugikan Miliaran Rupiah

Oleh Wibowo July 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Kasus penipuan berkedok investasi kripto dengan modus love scamming menggemparkan publik. Mantan istri personel grup musik SMASH, Fabiola Elizabeth Agnes, diduga kuat menjadi bagian dari sindikat internasional ini.

Jaringan kejahatan siber ini dilaporkan telah menyasar warga negara asing sejak pertengahan tahun 2025. Mereka beraksi menggunakan identitas palsu dan foto-foto menarik untuk memikat korban.

Pelaku beroperasi melalui platform media sosial untuk menjerat calon korban. Setelah berhasil mendapatkan kepercayaan, aset para korban dikuras habis.

Modus operandi sindikat ini terbilang rapi dan terstruktur. Tim pemasaran bertugas menyaring calon korban potensial dari berbagai negara.

Fabiola Elizabeth Agnes memegang peran penting dalam fase krusial ini. Ia bertugas mendekati korban secara personal, terutama saat korban mulai ragu atau membutuhkan kepastian lebih.

Sebagai model dengan kemampuan komunikasi yang baik, Fabiola membangun kedekatan emosional. Pendekatan ini dilakukan melalui layanan video call untuk memperkuat rasa percaya.

Setelah korban merasa nyaman dan yakin, mereka diarahkan untuk mentransfer dana investasi secara bertahap. Dana tersebut kemudian masuk ke situs trading kripto palsu.

Tim IT sindikat telah memanipulasi sistem situs tersebut. Grafik keuntungan yang ditampilkan hanyalah rekayasa belaka.

Akibatnya, dana yang sudah masuk ke platform tersebut tidak dapat ditarik kembali oleh korban. Kerugian materiil yang ditimbulkan sangat besar.

Periode kejahatan sindikat ini terdeteksi dari Juli 2025 hingga Mei 2026. Dalam kurun waktu tersebut, total kerugian mencapai Rp41 miliar.

Sindikat ini menargetkan sekitar 5.000 orang. Dari jumlah tersebut, 133 korban telah terverifikasi mengalami kerugian.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, memberikan peringatan tegas. Masyarakat diimbau waspada terhadap tawaran investasi mencurigakan di dunia maya.

Pihak kepolisian menekankan agar publik tidak mudah percaya pada orang yang baru dikenal di media sosial. Terutama jika pembicaraan sudah mengarah pada urusan finansial.

Pendekatan personal seringkali menjadi pintu masuk bagi pelaku kejahatan siber. Proses hukum masih terus berjalan untuk mengungkap seluruh jaringan sindikat ini.

Pengungkapan kasus ini diharapkan menjadi pelajaran penting mengenai bahaya investasi bodong berbasis love scamming.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait