Saturday, 11 July 2026
BREAKING
POLITIK

Terjerat OTT, Bupati Sukoharjo Diduga Perintahkan Setoran Miliaran Rupiah dari Pejabat

Oleh Danu Ilham July 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya buka suara mengenai konstruksi kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Beliau dikabarkan diamankan melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh lembaga antirasuah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Bupati Etik Suryani diduga kuat memerintahkan jajarannya untuk menyetorkan sejumlah uang. Setoran ini diduga berasal dari para pegawai di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sukoharjo.

Jumlah total dana yang diduga berhasil dikumpulkan dari praktik haram ini mencapai angka fantastis. KPK memperkirakan nominalnya menyentuh Rp2,93 miliar.

Penangkapan Bupati Sukoharjo ini tentu saja mengagetkan publik. Dugaan pemerasan ini menjadi sorotan utama KPK dalam upaya pemberantasan korupsi di daerah.

Menurut keterangan resmi KPK, operasi tangkap tangan ini merupakan puncak dari penyelidikan mendalam. Lembaga antirasuah telah mengumpulkan berbagai bukti dan keterangan sebelum melakukan tindakan tegas.

Perintah untuk menyetorkan dana diduga telah berlangsung dalam beberapa waktu. Para pegawai BPKAD yang menjadi sasaran diduga merasa tertekan untuk memenuhi permintaan tersebut.

Uang yang terkumpul tersebut diduga digunakan untuk berbagai keperluan yang tidak semestinya. KPK masih mendalami aliran dana dan pihak-pihak lain yang mungkin terlibat dalam kasus ini.

Pihak KPK menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini. Proses hukum akan terus berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Penangkapan Bupati Sukoharjo ini menjadi pengingat pentingnya integritas dalam menjalankan pemerintahan. Korupsi, sekecil apapun, dapat merusak kepercayaan publik.

KPK berjanji akan terus mengungkap fakta-fakta lebih lanjut terkait kasus ini. Masyarakat diminta untuk bersabar menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses penyelidikan dan penyidikan.

Dugaan pemerasan ini mencoreng nama baik Kabupaten Sukoharjo. Harapannya, penegakan hukum ini dapat memberikan efek jera dan mencegah praktik serupa terjadi di masa depan.

Pihak kepolisian dan kejaksaan terkait juga disebut turut serta dalam koordinasi penanganan kasus ini. KPK mengapresiasi kerja sama yang terjalin.

Informasi mengenai penahanan dan status tersangka Bupati Etik Suryani akan segera disampaikan secara resmi oleh KPK. Saat ini, pemeriksaan intensif masih terus dilakukan.

Kasus ini diharapkan menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi internal di lingkungan Pemkab Sukoharjo. Perbaikan tata kelola keuangan menjadi prioritas utama.

KPK terus berupaya memastikan bahwa tidak ada satupun pejabat negara yang kebal hukum. Pemberantasan korupsi adalah tugas bersama.

Fakta-fakta baru akan terus diungkap seiring berjalannya penyelidikan. KPK berkomitmen pada transparansi dan akuntabilitas.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait