Saturday, 11 July 2026
BREAKING
BERITA

Ribuan WNI Terjebak Sindikat Penipuan Kamboja, KBRI Siapkan Langkah Evakuasi

Oleh Emanuel July 11, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Ratusan warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan terjebak dalam praktik penipuan online di Kamboja. Situasi ini memicu keprihatinan mendalam.

Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh telah bergerak cepat merespons kondisi ini.

Sejumlah 1.100 WNI saat ini berada di bawah penahanan imigrasi Kamboja.

Mereka diduga menjadi korban dari sindikat penipuan yang beroperasi di negara tersebut.

Banyak dari mereka dijanjikan pekerjaan menarik namun berakhir menjadi korban eksploitasi.

KBRI Phnom Penh terus berupaya memberikan pendampingan hukum dan konsuler.

Langkah-langkah evakuasi sedang dimatangkan untuk memulangkan para WNI.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, membenarkan adanya laporan ini.

Ia menyatakan bahwa KBRI telah menerima laporan mengenai ratusan WNI yang bermasalah.

Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan dan hak-hak mereka terpenuhi.

Proses identifikasi dan verifikasi terhadap seluruh WNI yang tertahan terus dilakukan.

Pihak berwenang Kamboja juga dilibatkan dalam penanganan kasus ini.

Mereka memfasilitasi proses hukum yang sedang berjalan.

Sindikat penipuan ini diduga merekrut korban melalui tawaran pekerjaan fiktif.

Modus operandi yang digunakan sangat beragam.

Para korban sering kali dijanjikan gaji besar dan fasilitas mewah.

Namun, setibanya di Kamboja, mereka dipaksa bekerja dalam kondisi yang tidak manusiawi.

Mereka juga dipaksa melakukan aktivitas penipuan online terhadap orang lain.

Beberapa laporan menyebutkan adanya penyitaan dokumen perjalanan.

Hal ini mempersulit upaya para WNI untuk kembali ke tanah air.

KBRI mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap tawaran pekerjaan dari pihak yang tidak jelas.

Pastikan keabsahan tawaran dan reputasi perusahaan sebelum berangkat.

Pemerintah Indonesia melalui Kemenlu dan KBRI berkomitmen penuh untuk melindungi WNI di luar negeri.

Upaya pemulangan ini diharapkan dapat segera terlaksana.

Pihak KBRI terus berkoordinasi dengan otoritas Kamboja untuk mempercepat proses investigasi.

Tujuannya adalah membongkar jaringan sindikat penipuan ini.

Selain itu, langkah hukum juga akan ditempuh terhadap para pelaku.

Diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Perlindungan WNI di luar negeri menjadi prioritas utama pemerintah.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait