Saturday, 11 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Sony Hentikan Produksi Kepingan PlayStation: Bisakah Pemain Buat Diskonya Sendiri?

Oleh Heni Maulidya July 11, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Sony mengumumkan akan mengakhiri produksi media fisik berupa kepingan (disc) untuk konsol PlayStation pada tahun 2028. Keputusan ini menimbulkan kekhawatiran bagi para gamer yang tidak bisa mengunduh semua game yang mereka miliki. Terlebih lagi, Sony juga berencana menutup beberapa toko digital lamanya.

Langkah ini juga menjadi pukulan bagi upaya pengarsipan game. Muncul pertanyaan krusial: apakah mungkin untuk menyalin (rip) dan membuat cadangan (backup) kepingan PlayStation milik sendiri?

Secara teknis, jawabannya adalah ‘ya’, namun dengan catatan tergantung usia game Anda. Sementara secara hukum, situasinya lebih rumit.

Di Amerika Serikat, misalnya, ada dua aturan yang saling bertentangan. Anda berhak membuat salinan cadangan media yang Anda miliki. Namun, Anda dilarang mengakali metode perlindungan salinan yang terpasang pada media tersebut.

Artinya, secara teori, Anda hanya punya hak legal membuat cadangan jika perusahaan yang menjualnya mengizinkan. Praktiknya, mengejar individu yang menyalin satu kepingan disc dinilai tidak mudah.

Risiko hukum lebih besar mengintai pembuat atau penyedia alat untuk menyalin disc. Bagi pengguna, niat menyalin untuk didistribusikan bisa berujung masalah hukum.

Namun, jika tujuannya hanya untuk membuat salinan pribadi sebagai cadangan jika disc asli rusak, risikonya mungkin lebih kecil, meski tetap ada.

Kemampuan menyalin atau membuat kepingan PlayStation sendiri sangat bergantung pada konsol yang digunakan. Semakin tua konsolnya, semakin mudah prosesnya.

Konsol lama seperti PS1 menggunakan CD, sementara PS2 menggunakan CD dan DVD. Mulai dari PS3 hingga PS4, keduanya memakai Blu-ray standar.

PS5 bahkan mendukung Blu-ray Ultra HD berkapasitas lebih besar. Ketersediaan drive yang sesuai untuk setiap generasi konsol ini bervariasi.

Banyak komputer masih memiliki drive DVD yang bisa membaca CD. Namun, drive Blu-ray lebih jarang ditemukan.

Drive UHD Blu-ray bahkan lebih langka, kecuali Anda memiliki konsol PS5 itu sendiri.

Proses menyalin data dari disc hanyalah langkah awal. Untuk membuat disc baru (burning), Anda memerlukan drive yang tidak hanya bisa membaca, tetapi juga menulis.

Namun, membuat salinan cadangan disc belum tentu bisa dimainkan di konsol PlayStation Anda.

Untuk PS3 dan konsol yang lebih tua, Anda kemungkinan perlu melakukan modifikasi (modding) pada konsol agar bisa memainkan disc hasil salinan.

Proses modding ini bervariasi tergantung generasi, model, bahkan tahun produksi konsol.

Kerentanan keamanan yang digunakan untuk modding bisa ditutup melalui pembaruan perangkat lunak.

Ini berarti, meski memiliki konsol dari generasi yang tepat, pembaruan software terbaru bisa membuatnya mustahil di-mod.

Alternatif selain modding konsol adalah menggunakan emulator. Ini cara yang lebih mudah untuk memainkan game hasil salinan Anda.

Emulator yang dibutuhkan akan bervariasi tergantung platform. Saat ini, belum ada emulator untuk PS5.

Menggunakan salinan cadangan pribadi di emulator umumnya tidak menimbulkan masalah hukum signifikan.

Namun, mengunduh dan memainkan game yang tidak dibeli jelas berisiko hukum.

Keputusan Sony menghentikan produksi media fisik memang disayangkan banyak pihak.

Ini bisa jadi langkah menuju era di mana konsol generasi mendatang tidak lagi memiliki drive disc.

Proses pengarsipan fisik tetap penting untuk menjaga game tetap bisa diakses, terutama saat server dimatikan atau di daerah dengan koneksi internet terbatas.

Semoga Sony mempertimbangkan kembali keputusannya atau setidaknya memberi ruang bagi para penggemar untuk menjaga kelestarian media fisik tanpa kekhawatiran hukum.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait