Saturday, 11 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Meta Perbaiki Celah Privasi Kacamata Pintar Ray-Ban, Lampu Indikator Jadi Tameng Utama

Oleh Heni Maulidya July 11, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Jakarta – Meta, perusahaan induk Facebook, baru-baru ini mengumumkan perbaikan signifikan terhadap celah privasi yang mengintai kacamata pintar Ray-Ban mereka. Perusahaan dilaporkan telah menambal kerentanan yang memungkinkan pengguna menonaktifkan lampu indikator perekaman, sebuah fitur krusial untuk menjaga privasi.

Kacamata pintar Ray-Ban Meta, yang telah terjual jutaan unit sejak diluncurkan, memang menawarkan pengalaman baru dalam berinteraksi dengan teknologi. Namun, keberadaan kamera yang terintegrasi langsung pada bingkai kacamata menimbulkan kekhawatiran serius terkait privasi.

Berbeda dengan kamera ponsel yang cenderung mencolok saat merekam, kacamata pintar ini memungkinkan perekaman yang jauh lebih terselubung. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa perangkat tersebut dapat disalahgunakan layaknya ‘kamera mata-mata’ oleh penggunanya.

Untuk mengatasi potensi penyalahgunaan ini, Meta telah menyematkan lampu indikator LED yang akan menyala saat kamera aktif merekam. Fitur ini dirancang agar orang di sekitar pengguna sadar bahwa aktivitas mereka sedang direkam. Meta bahkan menyatakan akan menonaktifkan kamera jika lampu indikator ini sengaja ditutupi.

Namun, celah keamanan ditemukan ketika pengguna menemukan cara untuk menonaktifkan lampu LED tersebut tanpa memicu sistem peringatan Meta. Hal ini membuka ‘pasar gelap’ jasa perbaikan yang menawarkan modifikasi kacamata pintar agar dapat merekam secara diam-diam.

Menanggapi temuan ini, Meta kini mengambil langkah tegas. Melalui pembaruan perangkat lunak, Meta mengklaim akan menonaktifkan fungsi kamera secara permanen jika terdeteksi adanya upaya manipulasi atau perusakan pada lampu indikator LED.

Dalam rilis berita yang berjudul ‘AI Glasses: Your Questions Answered’, Meta menjelaskan bahwa lampu indikator LED merupakan fitur kunci. Perusahaan juga menegaskan bahwa foto dan video yang diambil hanya dapat diakses oleh pemiliknya, kecuali jika dibagikan secara sengaja.

Meta tidak hanya berfokus pada pembaruan perangkat lunak, tetapi juga akan menindak tegas pihak-pihak yang menawarkan jasa modifikasi ilegal. Iklan jasa tersebut akan dihapus dari platform Meta, dan tindakan hukum juga dapat ditempuh.

Meskipun Meta telah berupaya menutup celah privasi ini, potensi penyalahgunaan masih menjadi perhatian. Pengguna yang tidak memperbarui perangkat mereka mungkin masih dapat memanfaatkan celah lama. Selain itu, tak menutup kemungkinan akan muncul metode baru untuk mengakali fitur keamanan ini di masa mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait