Friday, 10 July 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Meta Dituding Cemari Sumber Air Wyoming dengan Bakteri Berbahaya dari Pusat Data AI

Oleh Herfansyah July 10, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah pusat data kecerdasan buatan (AI) milik raksasa teknologi Meta di Wyoming, Amerika Serikat, kini tengah menjadi sorotan tajam.

Perusahaan induk Facebook ini dituding melakukan pembuangan limbah cair yang terkontaminasi bakteri berbahaya.

Kontaminasi ini diduga telah mencemari sumber air di wilayah tersebut, menimbulkan kekhawatiran serius bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Laporan dari organisasi lingkungan setempat mengungkap adanya temuan bakteri mematikan dalam sampel air yang dibuang dari fasilitas pusat data AI Meta.

Bakteri yang teridentifikasi ini dikenal berpotensi menimbulkan penyakit serius jika masuk ke dalam tubuh manusia melalui air minum yang terkontaminasi.

Pusat data AI Meta yang berlokasi di Evanston, Wyoming, merupakan salah satu fasilitas komputasi terbesar perusahaan.

Fasilitas ini memproses sejumlah besar data untuk pengembangan teknologi AI, termasuk model bahasa besar dan aplikasi lainnya.

Proses operasional pusat data yang intensif membutuhkan pendinginan yang signifikan, yang seringkali melibatkan penggunaan air dalam jumlah besar.

Air yang digunakan untuk pendinginan ini kemudian diolah dan dibuang kembali ke lingkungan, yang dalam kasus ini diduga telah terkontaminasi.

Pihak berwenang setempat dan kelompok advokasi lingkungan telah menyatakan keprihatinan mendalam atas potensi dampak jangka panjang dari pencemaran ini.

Mereka mendesak Meta untuk segera mengambil langkah perbaikan dan memastikan standar pembuangan limbah yang aman.

Belum ada pernyataan resmi dari Meta terkait tudingan ini hingga berita ini diturunkan.

Namun, insiden ini kembali mengangkat isu penting mengenai pengelolaan limbah dari fasilitas teknologi berskala besar.

Terutama seiring dengan pesatnya pertumbuhan industri pusat data AI yang membutuhkan sumber daya energi dan air yang besar.

Pemerintah Wyoming dan badan lingkungan terkait dilaporkan sedang melakukan investigasi mendalam.

Tujuannya adalah untuk memverifikasi temuan awal dan menentukan tingkat keparahan pencemaran.

Jika terbukti bersalah, Meta dapat menghadapi sanksi hukum dan denda yang signifikan.

Insiden ini menjadi pengingat krusial bagi industri teknologi untuk lebih bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan operasional mereka.

Terutama dalam menjaga kelestarian sumber daya alam vital seperti air bersih.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait