Legenda musik dunia, Phil Collins, mengisyaratkan kemungkinan comeback ke kancah musik. Meskipun kini telah pensiun dan menghadapi tantangan kesehatan di usianya yang ke-75, hasratnya untuk berkarya tampaknya belum padam.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan BBC Breakfast, mantan pentolan grup band Genesis ini mengungkapkan bahwa ia masih aktif menciptakan karya. Collins mengaku memiliki banyak draf lirik yang siap untuk dikembangkan lebih lanjut.
Hasrat berkarya ini muncul seiring membaiknya kondisi kesehatannya. Collins menyatakan keinginannya untuk segera kembali ke studio pribadinya di kediamannya. Ia menyebutkan bahwa banyak ide lirik yang telah ia tulis, sebagian masih dalam tahap awal, sebagian lagi sudah hampir rampung.
Membaiknya kondisi fisik membuka peluang bagi Collins untuk menggarap materi-materi lagu yang sempat tertunda. Mengenai kemungkinan kembali menggelar tur konser, musisi kawakan ini belum memberikan jawaban pasti. Ia hanya menyatakan akan mempertimbangkan hal tersebut secara matang di masa mendatang.
Meski demikian, Phil Collins telah mengambil keputusan tegas untuk tidak tampil dalam acara pelantikan di Rock and Roll Hall of Fame pada tahun 2026. Keputusan ini didasari oleh pertimbangan bahwa performa panggung membutuhkan kondisi fisik yang prima.
Collins menjelaskan bahwa seorang vokalis memerlukan latihan intensif agar kualitas suaranya tetap terjaga saat tampil. Ia lebih memilih menolak tawaran tersebut daripada memberikan penampilan yang tidak maksimal kepada para penggemarnya. Kondisi fisik Collins sempat dilaporkan menurun drastis di awal tahun 2026, bahkan ia pernah mengakui membutuhkan pengawasan medis 24 jam.
Perjalanan karier Collins juga diwarnai perjuangan melawan masalah kesehatan yang dipicu oleh kebiasaan masa lalu, termasuk konsumsi alkohol. Namun, ia telah berhasil berhenti minum alkohol selama dua tahun terakhir sejak mengakhiri tur pada 2022.
Beberapa kondisi medis yang memengaruhi mobilitas Phil Collins meliputi cedera tulang belakang sejak 2007, kerusakan saraf parah yang berdampak pada fungsi motorik, serta kondisi drop-foot yang menyebabkan mati rasa pada salah satu kakinya. Ia kini menggunakan alat bantu jalan untuk beraktivitas sehari-hari.
Semangatnya untuk tetap berkarya di dunia seni tidak pernah padam, terlepas dari kendala fisik yang dihadapinya. Phil Collins dikenal sebagai sosok sentral dalam kesuksesan Genesis, band rock legendaris asal Inggris. Bergabung pada 1970, ia kemudian menjadi vokalis utama menggantikan Peter Gabriel pada 1975.
Genesis telah merilis 15 album studio dan 6 album live, dengan album studio terakhir berjudul ‘Calling All Stations’ pada 1997 dan album live terakhir ‘Live Over Europe 2007’. Para penggemar setianya kini menantikan karya baru dari sang legenda, dengan harapan kesehatan Collins terus membaik.
