Friday, 10 July 2026
BREAKING
KESEHATAN

Skrining Kanker Hati Pasien Sirosis Merosot Tajam Pasc-Pandemi: 4 dari 5 Pasien Tak Terjangkau

Oleh Rini Widiyarti July 10, 2026 3 hours lalu 0 komentar

JAKARTA – Angka skrining kanker hati atau hepatocellular carcinoma (HCC) pada pasien sirosis di Amerika Serikat dilaporkan mengalami penurunan drastis pasca-pandemi COVID-19. Data terbaru menunjukkan hanya satu dari lima pasien dewasa dengan sirosis yang menjalani pemeriksaan sesuai panduan medis. Kondisi ini mengkhawatirkan mengingat kanker hati merupakan salah satu keganasan yang mengancam jiwa.

Penurunan signifikan ini terungkap dari penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Network Open. Para peneliti tidak menemukan adanya pemulihan angka skrining sejak pandemi merebak. Situasi ini bahkan lebih buruk dibandingkan periode sebelum pandemi.

Robert J. Wong, MD, MS, seorang profesor madya klinis kedokteran di divisi gastroenterologi dan hepatologi Stanford University School of Medicine, menyatakan keprihatinannya. “Bahkan sebelum pandemi, skrining kanker hati sudah sangat rendah,” ujar Wong.

Menurut data, mayoritas pasien sirosis, yang merupakan kelompok berisiko tinggi terkena HCC, tidak mendapatkan pemantauan rutin yang direkomendasikan. Pedoman medis secara umum menyarankan pemeriksaan berkala untuk deteksi dini.

Sistem kesehatan yang menjadi fokus penelitian ini adalah ‘safety-net health systems’. Sistem ini biasanya melayani populasi dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan, termasuk mereka yang tidak memiliki asuransi memadai atau berpenghasilan rendah.

Merosotnya skrining ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai bagaimana layanan kesehatan terintegrasi dan dapat diakses oleh pasien yang paling rentan. Pandemi COVID-19 diduga kuat menjadi pemicu utama gangguan layanan kesehatan.

Pembatasan sosial, penundaan prosedur medis non-darurat, dan beban tenaga medis yang terforsir untuk penanganan COVID-19 kemungkinan besar mengalihkan fokus dari program skrining rutin. Dampaknya terasa hingga kini, di mana angka skrining tidak kunjung pulih.

Kanker hati termasuk jenis kanker yang seringkali baru terdeteksi pada stadium lanjut. Deteksi dini melalui skrining adalah kunci utama untuk meningkatkan angka kesembuhan dan harapan hidup pasien. Tanpa skrining yang memadai, risiko pasien sirosis berkembang menjadi kanker hati stadium lanjut meningkat.

Para ahli menekankan perlunya upaya serius untuk mengembalikan dan bahkan meningkatkan program skrining kanker hati bagi pasien sirosis. Ini termasuk memastikan ketersediaan layanan, edukasi bagi pasien, serta dukungan bagi sistem kesehatan yang melayani populasi berisiko tinggi.

Pihak berwenang kesehatan diharapkan segera meninjau ulang dan memperkuat protokol skrining, terutama di fasilitas kesehatan yang melayani kelompok rentan. Pencegahan dan deteksi dini adalah strategi paling efektif dalam memerangi penyakit mematikan seperti kanker hati.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait