Friday, 10 July 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Cedera Punggung Pulisic: Absen Beberapa Pekan, AS Kehilangan Sang Bintang di Piala Dunia

Oleh Herfansyah July 10, 2026 4 hours lalu 0 komentar

Piala Dunia 2022 kembali dirundung kabar duka bagi tim nasional Amerika Serikat. Bintang mereka, Christian Pulisic, dipastikan harus menepi dari lapangan hijau selama beberapa pekan ke depan akibat cedera yang dialaminya.

Cedera tersebut didapatkan Pulisic saat membela AS dalam laga babak 16 besar melawan Belgia yang berakhir dengan kekalahan 1-4 pada Senin (5/12/2022). Pemain yang berkarir di AC Milan ini harus ditarik keluar di babak kedua pertandingan tersebut.

US Soccer, federasi sepak bola Amerika Serikat, mengonfirmasi pada Selasa (6/12/2022) bahwa Pulisic mengalami retak mikro dan memar tulang pada kakinya. Cedera ini membuat sang pemain diprediksi harus beristirahat total selama beberapa minggu.

Pulisic mengalami insiden tersebut di Seattle, lokasi pertandingan melawan Belgia. Setelah dilakukan pemeriksaan rontgen dan MRI, tingkat keparahan cedera mulai terdeteksi. Hal ini tentu menjadi pukulan telak bagi tim AS yang sangat mengandalkan kontribusinya.

Sebelumnya, Pulisic memang kerap menjadi sorotan terkait ketersediaannya yang terkadang terbatas karena masalah kebugaran. Namun, dengan cedera kali ini, absennya Pulisic dipastikan akan berdampak signifikan pada lini serang AS di sisa gelaran Piala Dunia.

Federasi sepak bola AS menyatakan bahwa mereka bekerja sama dengan klub Pulisic, AC Milan, untuk menyusun rencana rehabilitasi terbaik. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sang pemain agar bisa kembali merumput secepatnya.

Kekalahan telak 1-4 dari Belgia sendiri sudah menjadi catatan pahit bagi perjalanan AS di Piala Dunia kali ini. Kini, dengan absennya Pulisic, tantangan bagi skuad asuhan Gregg Berhalter itu akan semakin berat untuk bisa melaju lebih jauh.

Para penggemar sepak bola Amerika Serikat tentu berharap Pulisic dapat segera pulih dan kembali menunjukkan performa terbaiknya. Cedera ini menjadi pengingat betapa rapuhnya kondisi fisik seorang atlet profesional, bahkan di tengah puncak karirnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait