Friday, 10 July 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Kabar Buruk Timnas Inggris: Jarell Quansah Dihukum FIFA, Absen di Dua Laga Krusial

Oleh Herfansyah July 10, 2026 5 hours lalu 0 komentar

Jarell Quansah, bek muda andalan Timnas Inggris, harus menelan pil pahit. FIFA menjatuhkan sanksi larangan bertanding dua laga kepada pemain tersebut.

Sanksi ini merupakan buntut dari kartu merah yang diterima Quansah saat Inggris menghadapi Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia.

Insiden berdarah itu terjadi di menit akhir pertandingan. Quansah melancarkan tekel yang dianggap berbahaya oleh wasit.

Setelah peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR), tekel tersebut dinyatakan sebagai pelanggaran serius atau ‘serious foul play’.

Menurut FIFA, tindakan tersebut melanggar Pasal 14 Kode Disiplin mereka.

Keputusan ini berujung pada hukuman larangan bermain dua pertandingan.

Artinya, Quansah dipastikan absen di babak perempat final yang akan datang.

Lebih parahnya lagi, ia juga terancam tidak bisa memperkuat tim jika Inggris berhasil melaju ke semifinal.

Absennya Quansah tentu menjadi pukulan telak bagi lini pertahanan The Three Lions.

Pemain berusia 21 tahun itu telah menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen.

Kehilangan sosoknya di jantung pertahanan akan menguji kedalaman skuad Inggris.

Pelatih Gareth Southgate kini dihadapkan pada dilema besar dalam menentukan pengganti yang sepadan.

Pertandingan melawan Meksiko sendiri berakhir dengan kemenangan dramatis bagi Inggris.

Mereka berhasil membalikkan keadaan dan memastikan tiket ke babak selanjutnya.

Namun, euforia kemenangan tersebut sedikit ternodai oleh kartu merah yang diterima Quansah.

Keputusan FIFA ini menegaskan komitmen badan sepak bola dunia dalam menjaga sportivitas dan keselamatan pemain.

Setiap tindakan yang dianggap membahayakan lawan akan mendapatkan sanksi tegas.

Para penggemar Timnas Inggris berharap tim kesayangan mereka dapat mengatasi absennya Quansah.

Mereka tetap optimistis Inggris mampu melangkah lebih jauh di Piala Dunia.

Keputusan akhir mengenai sanksi ini telah final dan tidak dapat diganggu gugat.

Quansah sendiri diperkirakan akan kembali bermain jika Inggris mencapai final atau perebutan tempat ketiga.

Ini menjadi pelajaran berharga bagi para pemain muda untuk lebih berhati-hati dalam setiap aksinya di lapangan hijau.

Fokus kini beralih pada persiapan Inggris menghadapi lawan berikutnya di perempat final.

Mereka harus menemukan solusi terbaik tanpa kehadiran salah satu pilar pertahanan mereka.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait