Penemuan Langka: Salinan Deklarasi Kemerdekaan AS Ditemukan di Arsip Inggris

Heni Maulidya

Sebuah temuan bersejarah mengguncang dunia arsip di Inggris. Salinan langka Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat, dokumen fundamental berdirinya negara adidaya itu, berhasil ditemukan dalam kondisi utuh di Arsip Nasional Kew, Inggris. Penemuan ini menambah daftar koleksi berharga yang tersimpan di negeri Ratu Elizabeth.

Dokumen krusial ini ditemukan oleh seorang sukarelawan pada Februari lalu. Ia menemukannya saat sedang melakukan inventarisasi dokumen-dokumen milik kapten Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Dokumen tersebut berasal dari era Perang Revolusi Amerika. Ini merupakan satu dari 11 salinan yang dicetak di Exeter, New Hampshire, pada Juli 1776. Tujuannya adalah menyebarkan kabar kemerdekaan AS ke seluruh koloni. Namun, salinan ini kemudian berhasil direbut oleh pasukan Inggris.

Sukarelawan yang berjasa, Michael Scurr, menceritakan momen menegangkan saat membuka dokumen tersebut. Ia merasa gugup luar biasa menyadari isinya yang sangat penting. "Saya memanggil atasan saya dan berkata, ‘Saya rasa Anda perlu datang dan melihat ini’," ujar Scurr kepada BBC. Setelah melalui proses restorasi, salinan ini rencananya akan dipamerkan. Pameran arsip ini akan berfokus pada perjalanan menuju kemerdekaan AS.

Kepala eksekutif Arsip Nasional, Saul Nasse, menyambut baik penemuan ini. Ia menyebutnya sebagai sesuatu yang "luar biasa". "Ini adalah salinan Deklarasi Kemerdekaan yang sangat langka dan masih ada. Ditemukan bukan di AS, tetapi di sini di Inggris," kata Nasse.

Menariknya, dokumen ini diketahui disita oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris pada Malam Natal 1776. Kapal HMS Raisonable berhasil menangkap kapal AS Dalton di lepas pantai Portugal. Penangkapan terjadi setelah pengejaran yang berlangsung selama tujuh jam. Kapal yang ditangkap kemudian dibawa kembali ke Inggris. Seluruh dokumen di dalamnya turut disita, termasuk surat perintah kapal perompak, instruksi tertulis dari Kongres Kontinental, dan Deklarasi Kemerdekaan itu sendiri.

Dr. Graham Moore dari Arsip Nasional menjelaskan detail penemuan. Dokumen Deklarasi itu ditemukan terlipat di antara surat-surat Kapten Thomas Fitzherbert. Dokumen tersebut dibawa ke Plymouth pada Januari 1777, sebelum akhirnya dipindahkan ke Whitehall di London. Saat itu, kapten Angkatan Laut Kerajaan mencatatnya tanpa perhatian khusus. Dokumen itu hanya digambarkan sebagai "kertas lain". Beruntung, dokumen tersebut tetap tersembunyi di arsip negara selama berabad-abad.

Moore menambahkan bahwa harta karun ini merupakan satu-satunya salinan Deklarasi yang diketahui. Salinan ini berhasil diperoleh melalui aksi militer. Kini, salinan langka tersebut telah menjalani pekerjaan konservasi intensif. Tujuannya adalah menstabilkan kertasnya. Robekan kecil juga diperbaiki. Hal ini memastikan dokumen aman untuk ditangani, dipelajari, dan dipamerkan di masa mendatang.

Salinan bersejarah ini akan menjadi bagian dari pameran "Revolution 250: America’s Independence Story, 1763-1783". Pameran ini akan diselenggarakan di Arsip Nasional. Perlu diketahui, Arsip Nasional sendiri sudah menyimpan tiga salinan resmi asli Deklarasi Kemerdekaan. Salinan-salinan tersebut dicetak oleh John Dunlap di Philadelphia pada 4 Juli 1776. Diperkirakan sekitar 200 salinan dicetak pada malam itu. Hingga kini, hanya 26 salinan yang diketahui masih ada.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All