Jakarta – Setelah sempat berpisah jalan, Rian Mahendra kini kembali mengisi posisi strategis sebagai Direktur Operasional (Dirops) di perusahaan otobus legendaris, PO Haryanto. Keputusan ini diambil oleh sang pendiri sekaligus ayah kandungnya, Haji Haryanto, dengan alasan yang sangat personal dan penuh harapan.
Haji Haryanto mengungkapkan bahwa Rian sejatinya memang dipersiapkan sejak awal untuk meneruskan tongkat estafet kepemimpinan perusahaan. "Dia ini anak saya yang saya tunggu-tunggu untuk menjadi penerus," ujar Haji Haryanto saat ditemui di garasi bus PO Haryanto di Kudus, Kamis (2/6/2026). Menurutnya, Rian Mahendra, yang kini berusia 43 tahun, memiliki kecerdasan dan kemampuan berpikir yang brilian.
"Dia itu pintar, pintar, cerdas," tambahnya, menekankan kualitas sang putra. Haji Haryanto meyakini Rian memiliki ‘strategi perang’ yang jitu untuk memajukan perusahaan otobus yang telah dirintisnya puluhan tahun.
Menyambut kembalinya Rian, Haji Haryanto bahkan telah menyiapkan sejumlah armada baru. Kehadiran Rian diyakini akan menjadi suntikan semangat baru bagi PO Haryanto untuk bangkit dan berkembang. "Dengan Mas Rian pulang, saya semangat untuk Haryanto bangkit," tuturnya penuh optimisme.
Lebih dari sekadar urusan bisnis, kembalinya Rian juga merupakan pelepas dahaga seorang ayah yang mendambakan keharmonisan keluarga. "Saya sudah senang Mas Rian pulang, anak rukun. Anak itu harta tidak ternilai harganya," ungkap Haji Haryanto dengan mata berbinar. Ia menyadari bahwa peran anak dalam membangun perusahaan orang tua terkadang bisa terbalik, namun baginya, kerja keras ini sejatinya adalah untuk masa depan buah hatinya.
Namun, penempatan Rian di posisi Dirops ini bukan tanpa pertimbangan. Haji Haryanto secara tegas menyatakan Rian tidak akan menangani urusan keuangan perusahaan. "Tugasnya itu mengatur lapangan, tidak pegang keuangan," jelasnya sembari tertawa kecil.
"Kalau Mas Rian pegang keuangan bahaya, hahaha, boros," seloroh Haji Haryanto, menunjukkan kedekatan dan keakraban antara ayah dan anak. Keputusan ini menunjukkan bahwa PO Haryanto tidak hanya mencari penerus, tetapi juga sosok yang tepat untuk mengelola operasional lapangan dengan strategi yang jitu, sekaligus menjaga stabilitas finansial perusahaan. Kepulangan Rian diharapkan membawa angin segar dan inovasi bagi PO Haryanto di masa mendatang.











