Saturday, 11 July 2026
BREAKING
DUNIA

Keajaiban di Venezuela: Pria Bertahan Hidup 8 Hari di Bawah Reruntuhan Gempa

Oleh Yohanes July 2, 2026 1 week lalu 0 komentar

Tim penyelamat internasional kini tengah berjuang keras melakukan evakuasi dramatis terhadap seorang pria yang terjebak di bawah reruntuhan gempa Venezuela. Korban bernama Hernan Gil ditemukan selamat setelah terkubur selama delapan hari.

Hernan Gil, seorang petugas keamanan berusia 40-an tahun, terjebak di bawah gedung parkir bertingkat yang ambruk di Catia La Mar. Gempa kembar yang mengguncang wilayah tersebut pada 24 Juni lalu telah menelan korban jiwa lebih dari 2.300 orang.

Saat gempa terjadi, Gil sedang bertugas di pos keamanan kecil di ruang bawah tanah dekat mal Galerias Playa Grande. Struktur beton pos tersebut diduga membentuk cangkang pelindung yang menyelamatkannya dari timbunan 140 ton puing reruntuhan.

Hingga kini, tim gabungan dari tujuh negara yakni Venezuela, Chile, Kosta Rika, El Salvador, Meksiko, Portugal, dan Amerika Serikat bahu-membahu melakukan penyelamatan. Mereka berkejaran dengan waktu mengingat kondisi struktur bangunan yang sangat tidak stabil.

Kepala Tanggap Darurat Palang Merah Kosta Rika, Wagner Leiva, menceritakan detik-detik penemuan Gil pada Sabtu lalu. Tim mendengar suara sahutan dari balik puing saat sedang memotong lempengan beton di area basement.

Setelah berupaya selama tiga hari, tim akhirnya berhasil menyalurkan air minum kepada Gil. Kontak fisik dengan korban pun akhirnya terjalin pada pukul 22.00 waktu setempat, setelah lebih dari 100 jam upaya pencarian intensif.

Meskipun tertimbun sedalam sembilan meter, petugas menyebut Gil dalam kondisi semangat yang luar biasa. Ia bahkan terus memberikan dukungan moral dan menyemangati para penyelamat yang bekerja keras di tengah bahaya.

Pemadam kebakaran asal Chile, Exequiel Gallardo, mengaku ini adalah misi paling kompleks selama 22 tahun kariernya. Tim sempat mengalami kendala teknis akibat runtuhnya saluran akses yang mereka bangun beberapa kali.

Dalam rekaman kamera kecil yang dimasukkan ke celah puing, Gil terlihat mengenakan masker untuk melindungi pernapasan dari debu. Tim penyelamat juga memintanya memakai kacamata pelindung saat proses evakuasi berlanjut.

Gallardo menyatakan optimisme bahwa evakuasi akan tuntas dalam beberapa jam ke depan. Saat ini, tim sedang fokus memecahkan lempengan beton terakhir untuk menarik keluar Gil dari titik persembunyiannya.

Sang istri menyebut ketahanan suaminya sebagai sebuah keajaiban besar di tengah duka mendalam. Hingga saat ini, puluhan ribu orang masih dinyatakan hilang akibat bencana alam yang meluluhlantakkan wilayah tersebut.

Pihak otoritas terus berupaya melakukan langkah kehati-hatian tingkat tinggi. Mereka tidak ingin pergerakan tanah yang tidak stabil justru membahayakan nyawa korban maupun personel penyelamat yang bertugas di lapangan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait