Presiden Belarus Alexander Lukashenko dijadwalkan menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan resmi ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 2 Juli 2026 mendatang.
Lawatan kenegaraan Lukashenko ke Indonesia telah dimulai sejak Rabu, 1 Juli 2026 kemarin. Setibanya di tanah air, ia disambut hangat oleh jajaran pejabat tinggi negara.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyambut langsung kehadiran Lukashenko di Landasan Udara Halim Perdanakusuma. Penyambutan dilakukan dengan upacara kehormatan bagi kepala negara asing tersebut.
Sjafrie membagikan momen penyambutan itu melalui akun media sosial Instagram miliknya. Ia menegaskan bahwa kehadiran Lukashenko menjadi momentum penting bagi kedua negara.
Menurut Sjafrie, kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan persahabatan Indonesia dan Belarus. Selain itu, pertemuan tersebut diharapkan membuka ruang kerja sama strategis yang saling menguntungkan.
Sinergi yang saling menghormati ini dinilai mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Sjafrie menekankan pentingnya penguatan kemitraan di berbagai sektor krusial nantinya.
Dalam rombongan tersebut, tampak pula putra Presiden Lukashenko, Dmitry Lukashenko. Dmitry diketahui telah tiba lebih dulu di Jakarta untuk rangkaian agenda pendahuluan.
Sebelum pertemuan puncak, Dmitry telah melakukan diskusi dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Fokus pembicaraan mereka mencakup peluang kerja sama di bidang ketahanan pangan.
Kedekatan kedua pemimpin negara ini bukan sekadar diplomasi baru. Presiden Prabowo sendiri sempat melakukan kunjungan kerja ke Minsk, Belarus, pada 15 Juli 2025.
Kala itu, Prabowo bahkan dijamu secara privat di kediaman Lukashenko di Ozyorny. Pertemuan hangat tersebut berlangsung selama hampir tiga jam lamanya.
Lukashenko mengungkapkan bahwa Prabowo merupakan tamu kehormatan di kediaman pribadinya. Prabowo tercatat sebagai kepala negara kedua setelah Presiden Rusia Vladimir Putin.
Sebelumnya, Presiden China Xi Jinping juga pernah berkunjung ke kediaman tersebut. Pertemuan di Minsk tahun lalu membahas berbagai isu strategis bagi kedua negara.
Diskusi mendalam mencakup sektor perdagangan hingga pemenuhan kebutuhan pupuk nasional. Prabowo saat itu menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat sang tuan rumah.
Presiden Prabowo juga secara khusus mengundang Lukashenko untuk berkunjung ke Indonesia. Undangan tersebut kini terealisasi melalui kunjungan kenegaraan yang berlangsung minggu ini.
Pertemuan di Istana Merdeka nanti diharapkan membawa hasil konkret bagi kedua negara. Langkah ini menjadi babak baru dalam meningkatkan hubungan diplomatik dan ekonomi bilateral.
Kedua pemimpin akan kembali membahas peluang kemitraan yang lebih luas. Hal ini menjadi cerminan komitmen Indonesia dalam memperluas jangkauan kerja sama di level global.
