Langkah tim nasional Norwegia di ajang Piala Dunia 2026 berlanjut ke babak 16 besar setelah meraih kemenangan dramatis atas Pantai Gading. Dalam laga babak 32 besar yang berlangsung sengit di Stadion AT&T, Arlington, Texas, pada Selasa (30/6/2026), Norwegia sukses mengunci tiket ke fase gugur selanjutnya dengan skor tipis 2-1.
Pertandingan tersebut menyuguhkan tensi tinggi sejak menit awal. Kedua kesebelasan tampil dengan intensitas serangan yang cukup berimbang, namun Norwegia menunjukkan efektivitas serangan yang lebih baik saat memasuki area pertahanan lawan. Kemenangan ini sekaligus menjadi bukti ketajaman lini serang Norwegia di bawah komando Stale Solbakken yang terus menunjukkan konsistensi selama turnamen berlangsung.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-39 berkat aksi brilian Antonio Nusa. Penyerang sayap yang tampil energik tersebut berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima operan terukur dari sang kapten, Martin Odegaard. Dalam proses gol tersebut, Nusa menunjukkan kualitas individu yang mumpuni dengan melakukan manuver cerdik melewati hadangan Nicolas Pepe di area penalti. Tendangan melengkung yang dilepaskannya sukses bersarang di sudut atas gawang Yahia Fofana, membawa Norwegia unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Pantai Gading yang tertinggal satu gol mulai mengubah strategi permainan. Skuad asuhan Yan Diomande tampil lebih agresif dalam menekan lini pertahanan Norwegia. Usaha keras tim berjuluk The Elephants tersebut membuahkan hasil pada menit ke-74. Amad Diallo, yang masuk sebagai pemain pengganti, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Pemain milik Manchester United tersebut menunjukkan kecepatan dan ketenangan saat merangsek ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang tak mampu dijangkau oleh kiper Norwegia, Orjan Nyland.
Gol penyama kedudukan tersebut sempat membuat mentalitas pemain Norwegia goyah, namun mereka segera bangkit dan kembali mendominasi penguasaan bola. Memasuki menit-menit krusial, ketajaman Erling Haaland menjadi pembeda. Penyerang andalan Manchester City tersebut membuktikan statusnya sebagai predator kotak penalti dengan mencetak gol kemenangan pada menit ke-86. Memanfaatkan umpan mendatar dari Patrick Berg, Haaland melepaskan sontekan jarak dekat yang tidak mampu diantisipasi oleh lini pertahanan Pantai Gading.
Gol tersebut tercatat sebagai gol kelima bagi Haaland sepanjang perhelatan Piala Dunia 2026, mempertegas perannya sebagai salah satu mesin gol paling mematikan di turnamen ini. Keunggulan 2-1 tersebut memaksa Pantai Gading untuk bermain lebih terbuka di sisa waktu pertandingan guna mengejar ketertinggalan kembali.
Masa injury time menjadi ujian berat bagi barisan pertahanan Norwegia. Pantai Gading melancarkan serangan bergelombang untuk menciptakan peluang terakhir. Amad Diallo kembali menjadi ancaman nyata dengan melepaskan tendangan keras ke arah gawang, namun Orjan Nyland tampil gemilang di bawah mistar gawang. Penyelamatan krusial yang dilakukan Nyland di detik-detik terakhir memastikan kemenangan Norwegia tetap terjaga hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Hasil ini memastikan langkah Norwegia untuk terus melaju di kompetisi sepak bola paling bergengsi sejagat raya tersebut. Kemenangan ini tidak hanya memberikan dorongan moral bagi tim, tetapi juga menunjukkan kematangan taktik yang diterapkan oleh Stale Solbakken dalam mengelola komposisi pemain, terutama dalam mengoptimalkan peran Odegaard sebagai dirigen permainan dan Haaland sebagai ujung tombak.
Bagi Pantai Gading, kekalahan ini harus menghentikan perjalanan mereka di babak 32 besar. Meskipun tersingkir, penampilan mereka dalam laga tersebut, khususnya kontribusi Amad Diallo dan agresivitas yang ditunjukkan sepanjang babak kedua, mendapatkan apresiasi dari para penggemar sepak bola. Mereka mampu memberikan perlawanan sengit meski harus menghadapi salah satu tim dengan lini depan paling tajam di turnamen.
Norwegia kini harus segera mengalihkan fokus untuk menghadapi laga berikutnya yang jauh lebih menantang. Berdasarkan jadwal resmi turnamen, mereka dijadwalkan akan berhadapan dengan tim nasional Brasil pada laga babak 16 besar. Pertandingan tersebut akan digelar di New Jersey pada hari Minggu mendatang. Duel melawan tim Samba diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi Norwegia untuk melangkah lebih jauh.
Menghadapi Brasil, Norwegia dituntut untuk tampil lebih disiplin di sektor pertahanan. Mengingat Brasil dikenal dengan gaya permainan menyerang yang cair dan cepat, koordinasi antara bek dan kiper akan menjadi kunci utama. Di sisi lain, keberhasilan mencetak dua gol melawan Pantai Gading memberikan kepercayaan diri bagi skuad Norwegia bahwa mereka memiliki kapasitas untuk menembus pertahanan tim papan atas dunia.
Publik kini menantikan apakah Erling Haaland dan kolega mampu mempertahankan performa impresif mereka saat bertemu Brasil nanti. Kemenangan atas Pantai Gading di Texas bukan sekadar angka di papan skor, melainkan sinyal bahwa Norwegia merupakan penantang serius yang layak diperhitungkan dalam perebutan trofi juara tahun ini. Seluruh mata pecinta sepak bola kini tertuju pada laga di New Jersey akhir pekan nanti, yang dipastikan akan menjadi salah satu laga paling dinanti dalam fase gugur Piala Dunia 2026.











