Sinergi Strategis Pengawasan dan Ketahanan Pangan: Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota BPK di Unissula

Heni Maulidya

SEMARANG – Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menunjukkan komitmen kuat terhadap penguatan tata kelola pemerintahan yang baik dengan menghadiri acara penting di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Pada Minggu, 28 Juni 2026, Ahmad Rizal Ramdhani secara langsung menyampaikan apresiasi atas pengukuhan Anggota VII Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Slamet Edy Purnomo, sebagai Profesor Kehormatan oleh Unissula. Kehadiran pemimpin BUMN strategis di sektor pangan ini menandai pentingnya kolaborasi antarlembaga negara dalam menjaga pilar ketahanan nasional.

Prosesi akademik yang berlangsung khidmat tersebut tidak hanya menjadi momentum pengakuan atas kontribusi intelektual Slamet Edy Purnomo, tetapi juga platform diskusi mengenai isu-isu krusial bagi bangsa. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Rizal Ramdhani turut menyampaikan ucapan selamat dan harapan. "Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Slamet Edy Purnomo atas pengukuhan sebagai Profesor Kehormatan Unissula," ujar Dirut BULOG, menegaskan dukungan terhadap kiprah akademik dan profesional Slamet Edy Purnomo.

Pengukuhan Profesor Kehormatan merupakan bentuk penghargaan dari institusi pendidikan tinggi atas sumbangsih seorang individu dalam pengembangan ilmu pengetahuan, baik melalui karya ilmiah maupun praktik profesional yang luar biasa. Bagi seorang anggota BPK, pengakuan ini mencerminkan kapabilitas dalam mengintegrasikan keahlian di bidang keuangan negara dengan perspektif akademis yang lebih luas, khususnya dalam merumuskan kebijakan publik yang berdampak.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Dr. Slamet Edy Purnomo menyoroti secara mendalam isu ketahanan pangan, yang ditegaskannya sebagai salah satu pilar fundamental ketahanan nasional. Ia menguraikan bahwa tata kelola ketahanan pangan tidak bisa lepas dari prinsip akuntabilitas, kolaborasi, dan keberlanjutan. Dalam pandangannya, upaya mencapai ketahanan pangan yang kokoh membutuhkan partisipasi aktif dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, sektor swasta, hingga masyarakat, dengan pengawasan yang ketat dan konstruktif.

Peran BPK dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pangan, juga menjadi poin utama dalam orasi tersebut. Prof. Slamet Edy Purnomo menegaskan komitmen BPK untuk menjalankan fungsi pemeriksaan secara konstruktif. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan strategis, termasuk yang berkaitan dengan pangan, dapat diimplementasikan secara efektif, efisien, transparan, dan pada akhirnya memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat. Akuntabilitas menjadi kunci agar sumber daya negara dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kesejahteraan rakyat.

Menariknya, nama Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, beberapa kali disebut dalam orasi ilmiah tersebut. Penyebutan ini bukan tanpa alasan, melainkan untuk menggarisbawahi peran strategis BULOG sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memegang mandat vital dalam mendukung implementasi kebijakan pemerintah di bidang pangan. Sebagai instrumen negara, BULOG memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional, sebuah tugas yang krusial bagi hajat hidup orang banyak.

Kehadiran Dirut BULOG dalam acara pengukuhan ini memiliki makna ganda. Selain sebagai bentuk penghormatan pribadi, ini juga merupakan simbol dukungan terhadap penguatan sinergi antara lembaga-lembaga negara. Sinergi antara BPK sebagai lembaga pemeriksa keuangan negara dan BULOG sebagai pelaksana kebijakan pangan sangat esensial untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat memastikan bahwa program-program ketahanan pangan berjalan sesuai koridor hukum dan memberikan dampak positif yang nyata.

Dalam konteks yang lebih luas, pengukuhan Profesor Kehormatan bagi pejabat publik seperti Anggota BPK juga menunjukkan semakin kuatnya jembatan antara dunia akademik dan praktik pemerintahan. Hal ini memungkinkan transfer pengetahuan, inovasi, dan perspektif kritis dari lingkungan universitas untuk memperkaya perumusan dan implementasi kebijakan publik. Sebaliknya, pengalaman praktis pejabat publik dapat memberikan bahan kajian yang relevan bagi pengembangan teori dan riset di perguruan tinggi.

Perum BULOG, di bawah kepemimpinan Ahmad Rizal Ramdhani, terus berupaya memperkuat kapasitasnya dalam mengamankan pasokan dan stabilisasi harga pangan pokok. Tantangan seperti perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas global, dan dinamika pasar domestik menuntut respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi. Oleh karena itu, dukungan dari lembaga pengawas seperti BPK, yang memastikan akuntabilitas dan efisiensi, sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan ketahanan pangan jangka panjang.

Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota BPK Slamet Edy Purnomo di Unissula, yang turut dihadiri oleh Dirut BULOG, menjadi representasi komitmen bersama berbagai elemen bangsa dalam memperkuat fondasi ketahanan nasional. Peristiwa ini bukan hanya sebuah seremoni akademik, melainkan sebuah penegasan akan pentingnya ilmu pengetahuan, integritas, dan kolaborasi sinergis antarlembaga dalam menghadapi tantangan kebangsaan, khususnya dalam menjamin ketersediaan dan akses pangan yang berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All