Friday, 11 September 2026
BREAKING
BERITA

BTN Optimalkan Kredit Non-Perumahan, Targetkan Porsi 30% di 2030

Oleh Emanuel September 10, 2026 2 hours lalu 0 komentar

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BTN tengah berupaya menggenjot porsi kredit di luar sektor perumahan. Target ambisius ditetapkan, yakni sebesar 30% dari total portofolio kredit perseroan pada tahun 2030.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya diversifikasi bisnis BTN guna mengurangi ketergantungan pada segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Direktur Utama BTN, Pahala Mansury, menyatakan bahwa saat ini komposisi kredit non-perumahan masih berada di angka 18%. “Kami ingin meningkatkan porsi kredit non-perumahan dari 18% menjadi 30% di tahun 2030,” ungkap Pahala dalam acara Public Expose Virtual BTN, Selasa (12/9/2023).

Fokus utama BTN dalam mengembangkan bisnis di luar KPR adalah pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Perseroan melihat potensi besar dalam segmen ini untuk mendorong pertumbuhan bisnis sekaligus berkontribusi pada perekonomian nasional. “Kita akan fokus pada UMKM, yang tentunya kita akan ada beberapa program untuk UMKM,” jelas Pahala.

Selain UMKM, BTN juga akan merambah sektor-sektor potensial lainnya. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kredit produktif. “Kita juga akan fokus pada kredit produktif, dan juga kredit-kredit yang terkait dengan ekosistem perumahan. Jadi, tidak hanya KPR-nya saja, tapi juga materialnya, kontraktornya, dan lain-lain,” papar Pahala.

Untuk mencapai target tersebut, BTN akan melakukan beberapa strategi. Salah satunya adalah dengan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan pelaku usaha. Selain itu, BTN juga akan terus berinovasi dalam produk dan layanan untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas. “Kita ingin melakukan diversifikasi produk dan layanan kita. Kita akan dorong terus UMKM, kita akan dorong terus kredit produktif. Jadi, kita ingin melakukan diversifikasi,” pungkas Pahala.

Dengan strategi yang matang dan fokus pada segmen-segmen yang menjanjikan, BTN optimis dapat mencapai target porsi kredit non-perumahan sebesar 30% pada tahun 2030. Hal ini diharapkan dapat memperkuat fundamental bisnis BTN dan meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp