Peluncuran iPhone 18 secara resmi di Indonesia telah memicu kenaikan harga signifikan pada model-model iPhone sebelumnya. Fenomena ini terjadi beberapa waktu setelah perhelatan besar tersebut, meninggalkan para pencinta gawai berlomba-lomba memburu unit yang tersedia sebelum harganya semakin melambung.
Berdasarkan pantauan di pasar, beberapa model iPhone lawas mengalami lonjakan harga yang cukup dramatis. Sebagai contoh, iPhone 17 yang sebelumnya dibanderol dengan harga yang relatif stabil, kini terpantau mengalami kenaikan. Kenaikan ini tidak hanya terjadi pada model baru yang tersisa, tetapi juga merambah ke pasar barang bekas (second-hand) yang semakin diminati.
Salah satu sumber dari pedagang ponsel di Jakarta Pusat, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa tren kenaikan harga ini sudah diprediksi. “Biasanya memang begini setiap ada peluncuran tipe baru. Stok lama pasti akan dicari karena harganya jadi lebih terjangkau dibanding yang baru, tapi ternyata sekarang malah jadi lebih mahal karena banyak yang buru,” ujarnya pada Rabu (23/10/2024).
Lebih lanjut, pedagang tersebut membeberkan bahwa kenaikan harga iPhone 17 di pasar domestik bisa mencapai angka belasan persen. “Kalau iPhone 17, yang baru itu kan dulu sekitar Rp10 jutaan, sekarang bisa Rp11,5 juta sampai Rp12 jutaan. Yang second juga naik, dari Rp8 jutaan jadi Rp9 jutaan,” tambahnya.
Kenaikan ini tentu menjadi perhatian bagi konsumen yang berencana membeli iPhone. Di sisi lain, bagi mereka yang sudah memiliki iPhone lawas, situasi ini bisa menjadi peluang untuk menjual kembali dengan harga yang lebih menguntungkan. Namun, dengan terus meluncurnya model-model baru, daya tarik iPhone lawas kemungkinan akan terus bergeser seiring waktu.
