Thursday, 10 September 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Desain iPhone Lipat Disebut Lebih Berat Dibanding Ponsel Android Sejenis

Oleh Herfansyah September 10, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Rencana Apple untuk merilis iPhone lipat tampaknya masih menyimpan pekerjaan rumah besar, terutama terkait desain fisiknya. Berdasarkan analisis, prototipe iPhone lipat yang dijuluki “iPhone Duo” ini dilaporkan memiliki bobot yang signifikan lebih berat jika dibandingkan dengan ponsel lipat Android yang sudah beredar di pasaran.

Kekurangan utama yang disorot adalah ketebalan bodi iPhone Duo. Desainnya dinilai masih menyisakan celah kritis, membuatnya terasa jauh lebih tebal dan berat. Hal ini menjadi sebuah catatan penting mengingat tren ponsel lipat saat ini justru mengarah pada desain yang lebih ramping dan ringan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna.

Meskipun demikian, Apple dikabarkan terus berupaya menyempurnakan teknologi layar lipatnya. Perusahaan teknologi raksasa asal Cupertino ini dilaporkan telah mengajukan paten baru yang berkaitan dengan mekanisme engsel dan layar lipat. Paten ini, yang diajukan pada 27 Februari 2024, merinci bagaimana engsel dapat diintegrasikan ke dalam perangkat agar tidak terlihat saat dilipat dan bagaimana layar dapat dilipat tanpa meninggalkan bekas lipatan yang mengganggu.

Paten tersebut mencakup beberapa opsi desain, termasuk penggunaan engsel yang memungkinkan layar melipat ke dalam dan ke luar, serta mekanisme penahan untuk mencegah layar terlipat terlalu jauh. Salah satu inovasi yang diusulkan adalah penggunaan material pelindung layar yang fleksibel dan tahan lama, yang dapat menyesuaikan diri dengan lekukan saat dilipat.

Dalam paten yang diajukan ke World Intellectual Property Organization (WIPO) dengan nomor WO 2024/041427 A1, Apple juga membahas tentang bagaimana mengurangi ketebalan perangkat. Salah satu solusi yang diusulkan adalah dengan menggabungkan komponen-komponen elektronik yang sebelumnya terpisah menjadi satu unit yang lebih ringkas. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengurangan bobot secara keseluruhan.

Selain itu, paten ini juga menyoroti potensi penggunaan teknologi layar yang lebih tipis dan fleksibel. Dengan kemajuan teknologi material, Apple berupaya menciptakan layar yang tidak hanya mampu dilipat berkali-kali tanpa kerusakan, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan ketebalan bodi perangkat.

Meskipun demikian, tantangan dalam menciptakan ponsel lipat yang tipis dan ringan masih menjadi pekerjaan rumah bagi semua produsen, termasuk Apple. Para analis industri memprediksi bahwa pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk mengatasi isu ketebalan dan bobot yang menjadi perhatian utama para konsumen.

Bagikan: Facebook X WhatsApp