Thursday, 10 September 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Pochettino: Gelar 2016-17 Seharusnya Milik Tottenham, Bukan Chelsea

Oleh Danu Ilham September 10, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, melontarkan pandangan kontroversial mengenai gelar juara Premier League musim 2016-17. Ia berpendapat bahwa gelar tersebut seharusnya dianugerahkan kepada timnya, Tottenham, yang kala itu finis sebagai peringkat kedua, bukan kepada Chelsea yang keluar sebagai juara.

Pochettino mengungkapkan keyakinannya ini dalam sebuah pernyataan yang mempertanyakan keadilan dalam kompetisi sepak bola. Menurutnya, performa Tottenham sepanjang musim tersebut layak mendapatkan pengakuan lebih tinggi.

“Saya ingat betul musim 2016-17. Kami finis di posisi kedua, tepat di belakang Chelsea. Tapi saya merasa Tottenham seharusnya memenangkan gelar itu,” ujar Pochettino, menekankan bahwa timnya telah menunjukkan kualitas yang mumpuni untuk meraih trofi tertinggi di liga Inggris.

Pernyataan ini merujuk pada performa impresif Tottenham Hotspur di musim 2016-17. Di bawah asuhan Pochettino, Spurs berhasil mengumpulkan 86 poin, hanya terpaut tujuh poin dari Chelsea yang mengoleksi 93 poin. Tottenham juga tercatat sebagai tim dengan produktivitas gol tertinggi di liga pada musim tersebut, mencetak 86 gol, sementara Chelsea mencetak 85 gol.

Lebih lanjut, Pochettino menyoroti konsistensi dan gaya bermain timnya yang dianggapnya mampu mengungguli rival. “Kami bermain sepak bola yang hebat dan menunjukkan konsistensi. Rasanya kami pantas mendapatkan lebih,” tambahnya, mengisyaratkan adanya kekecewaan atas hasil akhir yang tidak sesuai dengan ekspektasi dan performa di lapangan.

Pochettino juga sempat menyinggung tentang perbedaan mendasar dalam pendekatan antara Tottenham dan Chelsea pada musim tersebut. Meskipun tidak merinci secara langsung, ia menyiratkan bahwa filosofi dan strategi yang diusung Tottenham dianggapnya lebih superior dalam beberapa aspek, terlepas dari fakta bahwa gelar juara akhirnya jatuh ke tangan tim London Barat tersebut.

Meskipun demikian, Pochettino tetap menghargai pencapaian Chelsea sebagai juara liga. Namun, ia secara tegas menyatakan bahwa Tottenham pada musim 2016-17 memiliki argumen kuat untuk merengkuh gelar Premier League, sebuah pandangan yang tentu akan memicu perdebatan di kalangan penggemar sepak bola.

Bagikan: Facebook X WhatsApp