Thursday, 10 September 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Mengenali Tanda-tanda Rabies pada Anjing: Kewaspadaan Dini untuk Pencegahan

Oleh Muzairi M September 10, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Anjing memegang peranan krusial sebagai hewan yang paling sering menjadi perantara penularan rabies kepada manusia. Memahami ciri-ciri spesifik anjing yang terinfeksi virus mematikan ini menjadi langkah penting demi mencegah penyebarannya.

Salah satu gejala yang patut diwaspadai adalah perubahan perilaku drastis pada anjing. Hewan yang biasanya tenang bisa menjadi sangat gelisah dan tidak bisa diam. Perubahan ini seringkali menjadi indikator awal yang jelas.

Lebih lanjut, anjing yang terjangkit rabies dapat menunjukkan tanda-tanda agresivitas yang meningkat. Mereka mungkin menyerang tanpa provokasi, menggigit manusia atau hewan lain dengan ganas. Perubahan suasana hati yang ekstrem ini merupakan salah satu ciri paling menonjol.

Gejala lain yang tak kalah penting adalah perubahan pada pola makan. Anjing rabies bisa kehilangan nafsu makan atau justru menunjukkan keinginan untuk memakan benda-benda yang tidak lazim, seperti tanah, kayu, atau plastik. Fenomena ini dikenal sebagai ‘pica’.

Selain itu, perhatikan juga perubahan pada kemampuan motorik anjing. Mereka bisa mengalami kesulitan berjalan, terlihat pincang, atau bahkan mengalami kelumpuhan pada bagian tubuh tertentu, terutama kaki belakang. Air liur yang berlebihan dan terus-menerus menetes juga menjadi ciri khas, seringkali disertai dengan kesulitan menelan.

Perubahan pada suara anjing juga bisa menjadi petunjuk. Gonggongan mereka mungkin terdengar serak, aneh, atau bahkan hilang sama sekali. Perilaku menyendiri atau justru mencari perhatian secara berlebihan juga bisa menjadi indikasi.

Mengenali tanda-tanda ini sejak dini sangatlah krusial. Jika Anda menemukan anjing yang menunjukkan salah satu atau beberapa gejala di atas, segera jaga jarak aman dan laporkan kepada pihak berwenang atau dinas peternakan setempat. Pencegahan melalui vaksinasi rutin pada hewan peliharaan juga menjadi benteng pertahanan utama dalam memerangi rabies.

Bagikan: Facebook X WhatsApp