Wednesday, 9 September 2026
BREAKING
BERITA

Kota Metropolitan Dunia: Mana yang Unggul dalam Penghijauan?

Oleh Emanuel September 9, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Sebuah studi terbaru yang menganalisis berbagai kota di seluruh dunia menyoroti pencapaian mereka dalam aspek penghijauan. Dalam daftar kota paling hijau, kota-kota di Indonesia, termasuk Jakarta, tidak berhasil masuk.

Penelitian ini, yang diterbitkan dalam jurnal Nature Sustainability pada Januari 2024, mengevaluasi data dari ratusan kota global. Fokus utama adalah pada proporsi tutupan vegetasi, seperti pohon dan taman kota, yang berkontribusi pada kualitas lingkungan perkotaan.

Menurut Dr. Isabella Rossi, peneliti utama studi tersebut, “Keterlibatan vegetasi di perkotaan bukan hanya soal estetika, melainkan krusial untuk mitigasi perubahan iklim, peningkatan kualitas udara, dan kesejahteraan penduduk.” Ia menambahkan, “Data kami menunjukkan bahwa kota-kota yang secara konsisten berinvestasi dalam ruang hijau memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap dampak lingkungan.”

Studi ini mencatat beberapa kota yang berhasil mempertahankan dan meningkatkan tutupan hijaunya. Sebagai contoh, Singapura, yang dikenal dengan inisiatif “Kota dalam Taman” (City in a Garden), kembali menunjukkan performa impresifnya. Dengan luas wilayah yang terbatas, Singapura berhasil mengintegrasikan ruang hijau secara merata di seluruh penjuru kota, mulai dari kawasan perkantoran hingga permukiman padat penduduk.

Di Eropa, kota-kota seperti Amsterdam, Belanda, dan Kopenhagen, Denmark, juga kerap disebut sebagai contoh kota hijau. Kedua kota ini gencar mempromosikan mobilitas ramah lingkungan, seperti bersepeda, yang didukung oleh infrastruktur hijau yang memadai. Ruang terbuka hijau dan jalur sepeda yang terintegrasi menjadi ciri khas kedua kota tersebut.

Sementara itu, di Asia, kota-kota seperti Seoul, Korea Selatan, juga dilaporkan mengalami peningkatan tutupan vegetasi yang signifikan dalam dekade terakhir. Program reboisasi perkotaan dan pengembangan taman-taman baru menjadi kunci keberhasilan mereka.

Indonesia, meskipun dikenal sebagai negara dengan kekayaan hutan tropis yang melimpah, menghadapi tantangan tersendiri dalam mempertahankan dan mengembangkan ruang hijau di kawasan perkotaannya yang padat. Tingkat urbanisasi yang tinggi dan kebutuhan akan lahan untuk pembangunan seringkali menjadi kendala utama. “Penting bagi kota-kota besar di Indonesia untuk belajar dari praktik terbaik global dan mengintegrasikan strategi penghijauan yang berkelanjutan dalam rencana tata ruang mereka,” ujar Dr. Rossi.

Studi ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi para pembuat kebijakan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, untuk semakin memprioritaskan pelestarian dan pengembangan ruang hijau sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas hidup perkotaan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp