Wednesday, 9 September 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Kekayaan Eduardo Saverin dan Pendiri Sea Limited Anjlok Rp 178 Triliun

Oleh Herfansyah September 9, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Eduardo Saverin, salah satu pendiri Facebook yang kini berdomisili di Singapura, bersama tiga pendiri Sea Limited, perusahaan teknologi terbesar di Asia Tenggara, mengalami penurunan kekayaan drastis hingga mencapai hampir 16 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 178 triliun. Penurunan nilai aset ini terjadi akibat gejolak pasar dan penurunan harga saham perusahaan yang mereka dirikan.

Sea Limited, yang memiliki unit bisnis e-commerce Shopee dan divisi gaming Garena, menghadapi tantangan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Perusahaan ini melaporkan kerugian yang membengkak di kuartal pertama 2022, yang berdampak langsung pada valuasi pasar dan harga sahamnya.

Menurut data dari Bloomberg Billionaires Index, kekayaan pendiri Sea Limited, termasuk Forrest Li, Gang Ye, dan David Chen, bersama dengan Eduardo Saverin, telah tergerus secara substansial. Saverin, yang berinvestasi di Sea Limited sejak awal, turut merasakan imbas dari kondisi pasar yang kurang menguntungkan bagi saham teknologi.

Penurunan ini mencerminkan tren yang lebih luas di pasar global, di mana saham-saham perusahaan teknologi mengalami koreksi tajam setelah periode pertumbuhan yang pesat. Faktor-faktor seperti inflasi yang meningkat, kenaikan suku bunga, dan ketidakpastian ekonomi global turut memicu aksi jual di sektor ini.

Meskipun mengalami penurunan nilai aset yang signifikan, Eduardo Saverin tetap menjadi salah satu individu terkaya di Singapura. Investasinya di berbagai perusahaan teknologi, termasuk Sea Limited, sebelumnya telah menempatkannya di jajaran miliarder dunia. Ia dikenal sebagai salah satu pendiri awal Facebook dan telah lama keluar dari operasional harian perusahaan media sosial raksasa tersebut.

Situasi ini menjadi pengingat akan volatilitas pasar modal, terutama bagi para investor dan pengusaha di sektor teknologi. Meskipun kekayaan mereka menyusut, para pendiri Sea Limited dan Eduardo Saverin masih memiliki aset yang substansial dan peran penting dalam ekosistem teknologi di Asia Tenggara.

Bagikan: Facebook X WhatsApp